Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, Ikuti Webinar Bersama Ditjen Kementerian Dalam Negeri

Loading...

OKU Selatan, Nusantaraterkini.com- Pemerintah Kabupaten OKU Selatan mengikuti Webinar bertajuk Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Mendukung Ketahanan Pangan yang diselenggarakan oleh Ditjen Bangda Kementerian Dalam Negeri, melalui Video Conference di Dinas Komunikasi dan Informatika, Selasa (14/07/2020).

Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Bappeda Litbang Kabupaten OKU Selatan Natalion, S.STP.,M.Si. Kepala Bagian Ekonomi Setda OKU Selatan Permadi Haikal, S.E.,M.Si. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Syahtomi dan Sekretaris Dinas Pertanian.

Dalam Webinar tersebut, disampaikan bahwa untuk membangun ketahanan pangan hendaknya tidak dilihat secara parsial melainkan ditangani dengan pendekatan tata kelola kolaboratif (collaborative governance) baik antara Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota maupun antara Pemerintah, Swasta dan Masyarakat.

Pendekatan kolaborasi tersebut, tidak hanya berlangsung dalam perumusan kebijakan melainkan juga pelaksanaannya. Termasuk, dalam pengelolaan sumber daya air guna mendukung ketahanan pangan.

Sekretaris Satgas Ketahanan Pangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Kastorius Sinaga mengatakan, Krisis pangan di Indonesia di masa pandemi Covid-19 dapat menjadi ancaman bagi ketahanan pangan, bila tidak ditangani secara baik hingga menjadi masalah ketahanan pangan di satu daerah.

Kementerian Dalam Negeri telah menyediakan, kebijakan yang memfasilitasi para kepala daerah dalam melakukan kerjasama, yang terbaru adalah Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2020 kepada Gubernur, Bupati/Walikota, tentang Menjaga Ketahanan Pangan Nasional Pada Saat Tanggap Darurat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Diminta ke pada para Kepala Daerah untuk mendorong para pelaku dunia usaha, bidang pangan di wilayah masing-masing untuk berkontribusi menjaga ketersediaan stok bahan pangan, termasuk dengan mendayagunakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Koperasi, Toko Tani Indonesia (TII) dan Swasta yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, ” ujarnya.( Suardi/sumber Diskominfo)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.