Pemdes Tuliskriyo Gelar Bimtek Pendataan SDGs Desa Tahun 2021

BLITAR, NUSANTARATERKINI.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Tuliskriyo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Pendataan SDGs Desa tahun 2021, yang digelar di balai Desa Tuliskriyo pada 5 April – 31 Mei 2021. Dalam kesempatan itu dihadiri jajaran pemerintah desa, pendamping dari Kemendes, pendamping desa, ketua BPD, LPMD dan Kader Pendata.

Kepala Desa Tuliskriyo, Mashuriono melalui Sekretaris Desa, Mustofa Zainul Muchtar mengungkapkan, maksud digelarnya Bimtek itu yaitu upaya terpadu untuk mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

“Tujuannya yaitu, merujuk dari Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, setidaknya ada 18 tujuan dan sasaran pembangunan melalui SDGs Desa,” jelasnya saat ditemui awak media, Jumat (09/04/2021).

Lebih lanjut Ia menjelaskan, 18 tujuan dan sasaran pembangunan melalui SDGs Desa tersebut, yaitu: Desa tanpa kemiskinan, Desa tanpa kelaparan, Desa sehat dan sejahtera, Pendidikan desa berkualitas, Desa berkesetaraan gender, Desa layak air bersih dan sanitasi, Desa yang berenergi bersih dan terbarukan
Pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi desa, Inovasi dan infrastruktur desa, Desa tanpa kesenjangan, Kawasan pemukiman desa berkelanjutan, Konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan, Pengendalian dan perubahan iklim oleh desa, Ekosistem laut desa
Ekosistem daratan desa, Desa damai dan berkeadilan
Kemitraan untuk pembangunan desa dan Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.

Untuk peran dan tugas anggota SDGs, sambungnya, salah satunya yakni, mengikuti pelatihan pemutakhiran data SDGs Desa yang bisa dilaksanakan secara daring (on line) melalui pelatihan di akademidesa.kemendesa.go.id. Bertanggung jawab melaksanakan semua kegiatan pemutakhiran data SDGs Desa, menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh pendata, kepala desa, dan Relawan Desa lainnya, Bekerja dengan rajin dan menepati jadwal penyelesaian pekerjaan dan sebagainya.

“Dalam pelaksanaanya, pendataan SDGs meliputi aspek ekonomi, sosial, di lingkup individu dan keluarga serta desa. Sedangkan untuk struktur SDGs Desa mulai dari kepala desa sebagai pembina, ketua : Sekretaris Desa
sekretaris: Kasi Pemerintahan Desa dengan Anggota :
Unsur Perangkat Desa, Ketua RW, Ketua RT, Unsur Karang Taruna, Unsur PKK, Unsur masyarakat lainnya yang bersedia menjadi relawan pendata dan Mitra dari
Pendamping Desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan Mahasiswa yang berada di Desa,” imbuhnya.

Mustofa juga menambahkan, pendataan SDGs Desa tahun 2021 yang berakhir pada 31 Mei 2021 tersebut saat ini sudah mencapai 35%, di Desa Tuliskriyo secara umum juga tidak ada kendala, karena pihaknya selalu melibatkan stakeholder di tingkat RT dan RW.

Terakhir, pihaknya berharap, setelah digelarnya bimtek, semua yang masuk dalam struktur SDG’s desa bisa saling mendukung dan melaksanakan kinerja sesuai dengan arahan dan aturan yang telah dibimtekkan sehingga memiliki input dan output yang sesuai dengan realitas di masyarakat. (Rid/Adv)

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.