Pembunuh Mak Klista Berhasil Ditangkap, Begini Motif Pembunuhannya

Loading...

LABUHANBATU – Personil Satreskrim Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi pada korban Charda boru Sitohang Alias mak Klista warga Jalan Sempurna Gang Rambutan Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu.

“Ya kita telah berhasil menangkap pelaku pembunuhannya di sebuah warnet di rantauprapat,” jelas Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui Kasat Reskrim AKP Jamakita Purba, Senin (15/4).

Dijelaskan kasat, tersangka pembunuhan tersebut yakni bernama Raja Baginda Gunung Hasibuan (26) warga Jalan Urip Sumodiharjo Gang Bogor Kelurahan Cendana Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhan Batu.

“Usai kita tangkap, tersangka kita introgasi hingga mengakui perbuatannya telah membunuh korban,” kata Kasat.

Motif pembunuhan tersebut, lanjut Kasat, bermula dari perkenalan tersangka dengan korban pada hari Sabtu tgl 13 April 2019 sekira pkl 19.00 WIB di Warnet Antariksa Perangin-angin Jalan Gatot Subroto Rantau Prapat.

Kemudian pada hari Minggu tanggal 14 April 2019, sekira pkl 24.00 WIB, saat di warnet Antariksa Perangin-angin Jalan Gatot Subroto Rantau Prapat, tersangka menghubungi Korban dengan menggunakan HP untuk berhubungan badan dengan kesepakatan bayaran sebesar Rp. 250.000.

Serasa tak sabaran untuk meluapkan nafsunya, tersangkapun langsung berangkat ke tempat korban dengan menumpang becak motor.

Setelah sampai di kos kosan korban,  tersangka kemudian masuk kedalam rumah kos kosan korban, dan merekapun berhubungan badan. Usai berhubungan badan sekira pukul 04.00 WIB, tersangka melihat hp miliknya di pegang oleh korban, dan tersangka meminta hpnya, namun Korban akan memberikan bila tersangka memberikan uang sebesar Rp. 1.500.000.

“Kesal dengan korban, tersangka marah dan langsung mengambil sebuah gunting dari tas korban dan menikam dada korban satu kali dan perut korban satu kali, setelah melakukan perbuatannya, tersangka lari dari rumah dan dari simpang Jalan Sempurna naik becak motor ke Warnet Antariksa Perangin-angin Rantau Prapat,” ungkap Kasat.

Loading...
Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.