Pembangunan Jembatan TMMD Reguler ke-120 di Sijenggung Capai 100 Persen

Banjarnegara – Pembangunan jembatan sepanjang 3 meter dengan lebar 3 meter dalam rangka program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-120 yang dilaksanakan oleh Kodim 0704 Banjarnegara telah mencapai 100 persen. Jembatan ini berada di Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (03/06/ 2024).

Komandan Kodim (Dandim) 0704/Banjarnegara, Letkol CZI Teguh Prasetyanto, ST., selaku Dansatgas TMMD, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penyelesaian proyek tersebut. “Kami sangat bersyukur bahwa pembangunan jembatan ini telah selesai sesuai jadwal. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan sinergi antara TNI dan masyarakat Desa Sijenggung. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendukung mobilitas warga serta mempercepat pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Letkol Teguh.

Proyek jembatan ini merupakan salah satu bagian dari program TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur di desa-desa terpencil. Program TMMD Reguler ke-120 ini fokus pada pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. Dengan adanya jembatan baru ini, akses antar wilayah di Desa Sijenggung menjadi lebih mudah dan cepat.

Kepala Desa Sijenggung, Suyono, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada TNI dan seluruh warga yang terlibat dalam pembangunan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam pembangunan jembatan ini. Jembatan ini sangat penting bagi kami karena menghubungkan area yang sebelumnya sulit dijangkau. Ini akan mempermudah akses transportasi dan berdampak positif bagi perekonomian desa,” kata Suyono.

Menurut Suyono, sebelum adanya jembatan ini, warga harus menempuh jalur yang lebih jauh dan sulit untuk menuju ke area lain. Dengan adanya jembatan ini, waktu tempuh menjadi lebih singkat dan akses untuk distribusi hasil pertanian serta kegiatan ekonomi lainnya menjadi lebih lancar.

Pembangunan jembatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk anggota Satgas TMMD, pemerintah desa, dan warga setempat. Proses pengerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong, di mana TNI dan warga bekerja sama siang dan malam untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu.

Pasiter Kodim 0704/Banjarnegara, Kapten Inf Koko Suwarko, menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah contoh nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat. “Kami berharap, melalui program TMMD ini, kami bisa terus membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam memberikan penyuluhan dan bantuan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Kapten Koko.

Kegiatan TMMD Reguler ke-120 ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan wawasan kebangsaan. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa.

Penutupan program TMMD Reguler ke-120 akan diadakan dalam waktu dekat, dan akan dihadiri oleh berbagai pihak yang terlibat dalam program ini. Diharapkan, dengan selesainya proyek-proyek ini, Desa Sijenggung dan desa-desa lainnya yang menjadi sasaran TMMD akan semakin maju dan sejahtera.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, program TMMD diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun negeri.(Pendimbna).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.