Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Pembangunan Jaringan Tersier di Serang Jadi Bahan Cuitan Aktivis di Medsos

Loading...

Serang – Kegiatan Pembangunan jaringan tersier yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp.195 juta di Kota Madya Serang, Provinsi Banten jadi Ajang perbincangan hangat di medsos oleh sejumlah aktivis Banten.

Akun DPDKPK Banten, dalam cuitanya di Facebook mengatakan, “kepada yang terhormat Dinas Pertanian Kota Serang, tolong tuh setiap pekerjaan yang dilaksanakan setiap poktan di Kota Serang diawasi dengan benar. Karena pekerjaanya asal-asalan,” tulisnya di medsos.

Cuitan itupun ditanggapi beberapa aktivis, diantaranya Kaldera Antony yang bertanya, “mengapa pekerjaan pembangunan diserahkan seutuhnya kepada para petani yang sudah jelas tidak berkompeten dalam perihal membangun.

Walaupun ada tim pendamping, sudahlah, barang tentu pendamping tersebut setiap saat ada dilokasi pekerjaan untuk memantau pekerjaan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan NusantaraTerkini.Com di lokasi, tepatnya  di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang Banten ditemukan beberapa kejanggalan dalam Pembangunan tersebut, Senin (10/6).

Diantaranya, dari mulai tak digalinya pondasi serta terlihat secara kasat mata seolah ada pengurangan kubikasi dalam bangunan irigasi tersebut.

Jayadi salah satu anggota perkumpulan petani pemakai Air (p3A) Sawah Luhur saat ditemui pewarta di rumahnya mengatakan, ada 21 kegiatan pembangunan yang dilaksanakan kelompok p3A di Kota Serang.

“Untuk lebih jelasnya silahkan ke Dinas saja pak,” kata Jayadi.

Namun saat akan dikonfirmasi hal itu ke Dinas Pertanian Kota Serang, salah satu staf di dinas tersebut mengatakan kepala dinasnya sedang berada di luar.

“Bapak sedang tidak ada, masih di Kantor Wali Kota,” tandasnya. (Agus)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.