Terbit : 13 Juni, 2019 - Jam : 13:18

Pelangsir BBM, Kualitas Minyak Jadi Pertanyaan

Loading...

Tanjung Jabung Timur – Bahan bakar minyak (BBM) sampai saat ini menjadi suatu kebutuhan mendasar yang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk jenis kendaraan bermotor ataupun yang lainnya. Namun demikian, guna memenuhi kebutuhan masyarakat, tentunya pemerintah telah mempersiapkan jenis bahan bakar minyak yang berkualitas yang mempunyai standar sesuai dengan aturan yang berlaku.

Di lapangan terlihat kendaraan bermotor bolak balik mengangkut minyak dengan menggunakan gelen di jalan RT 02 RW 01 Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Jalan ini juga bisa dibilang akses penghubung antara Kecamatan Rantau Rasau dengan Kecamatan Berbak sekaligus menuju kota Jambi.

Aktifitas seperti ini sudah menjadi pemandangan sehari-hari dan dijadikan sumber pemasukan ekonomi oleh sebagian masyarakat. Yang menjadi tanda tanya, dari mana asal minyak ini? dan apakah minyak yang diangkut ini merupakan bahan bakar dengan kualitas baik dan legalitasnya telah sesuai dengan aturan yang berlaku? selain itu, apakah minyak ini tidak merugikan masyarakat dan pemerintah, atau justru sebaliknya?

Dari keterangan warga yang berinisial SN, aktivitas pelangsir minyak ini telah lama berlangsung, bisa dibilang hampir setiap hari dengan jumlah sekitar kurang lebih 50 kendaraan bermotor pelangsir minyak menggunakan gelen yang melewati akses jalan didepan rumahnya, kalau untuk kualitas kayaknya kurang bagus karena mungkin minyak ini adalah minyak oplosan, dan biasanya minyak ini di antar ke Kecamatan Sadu, Nipah Panjang dan Rantau Rasau sesuai dengan pesanan.

“Kalau sehari mungkin sekitar kurang lebih 50 motor yang lewat jalan ini Om, untuk kualitas kayaknya kurang bagus,” ungkap SN saat bincang-bincang dengan awak Media”. (Supriono)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.