Pelaku Pembunuhan Dibekuk Polisi Dalam Tempo 12 Jam

Medan, Nusantaraterkini.Com – Pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Lina alias Nui Nui (56), warga Jalan Masjid, Gang Belimbing, Lingkungan III, Kelurahan Pekan Binjai, akhirnya berhasil dibekuk Tim Gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut dan Polres Kota Binjai dalam tempo 12 jam.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, menyebutkan pelaku pembunuhan yang sudah diamankan bernama, Ridwan Wongso (40) warga Jalan Zainal Zakse, Gang Belimbing, Kelurahan Pekan Binjai Kota Binjai.

“Pelaku berhasil kita tangkap di kawasan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, sekira pukul 06.00 WIB pagi, hari Senin (11/2/2019) lalu” ungkap Andi, Kamis (14/2/2019).

Andi Rian memaparkan, saat ditangkap Ridwan yang notabene tetangga korban ini mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan terhadap kasusnya. Dengan demikian, polisi terpaksa melayangkan dua tembakan ke kedua kaki pelaku, setelah tidak menggubris tembakan peringatan yang diletuskan petugas.

Andi Rian didampingi Kapolres Kota Binjai, AKBP Nugroho Trinurianto, Kasubdit III Jahtanras Poldasu, AKBP Maringan Simanjuntak, Kompol Hery Sofyan, SH, besarta Kasat Reskrim Polres Kota Binjai, AKP Arif menyatakan, ini sudah jelas motif pembunuhan murni.

Andi Rian menjelaskan, ungkapan pengakuan pelaku, pembunuhan ini direncanakan dan dilakukannya, karena korban memiliki hutang kepadanya. Tetapi, dari dugaan sementara dari Andi Rian, pengakuan pelaku itu terkesan hanya mengada-ngada saja.

“Dari secara ekonomi, kehidupan ekonomi yang dimiliki korban nyatanya lebih baik dari pelaku. Jadi, tidak mungkin korban punya utang dengan pelaku,” sebut Andi.

Andi Rian memaparkan sekilas kronologis peristiwa yang terjadi, saat nyawa korban sendiri dihabisi pelaku ketika korban sedang santai menonton televisi di ruang tamu korban dengan menggunakan sebilah pisau. Lalu, pelaku menyeret korban ke kamar mandi, dan selanjutnya membawa kabur harta benda milik korban yang ada di rumah korban.

“Pelaku dan korban ini sudah lama saling kenal. Karena itu, tidak ada unsur kecurigaan korban dengan alasan cuma bertamu saja, namun, pelaku sudah ada rencana dan niat jahat untuk merampok dan membunuh korban,” jelas Andi Rian.

Dari hasil penangkapan petugas, sambung Andi Rian, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti hasil rampokan pelaku berupa, 1 unit TV LED 32 Inch, 1 unit sepeda motor Honda Beat, 1 unit HP Samsung J2, 1 unit HP Samsung lipat, perhiasan emas (3 cincin, sebuh gelang, dan sebuah kalung), uang Rp. 430.000, topi, jaket, celana jeans ponggol, plat sepeda motor BK 5073 RAO, ransel, dan kaos lengan pendek.

Andi Rian juga menambahkan, bila pihaknya juga menangkap 3 orang penadah atas hasil curian harta korban, yakni Adi Juharno Manurung (32), warga Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai (pembeli HP J2), Budi Agus (25) warga Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (pembeli TV & HP Samsung lipat), dan Surianto (43), warga Jalan Sudirman, Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (pembeli emas).

“Akibat perbuatan yang sudah direncanakan untuk menghilangkan nyawa seseorang, terhadap pelaku akan kita kenakan Pasal 365 dan 338 masing-masing dengan ancaman hukuman kurungan 15 tahun,” pungkas Andi.

Sementara itu, pelaku Ridwan Wongso mengungkapkan, alasan dirinya melakukan aksi sampai tega menghilangkan nyawa orang lain, karena korban nemiliki utang sebesar Rp. 4 juta kepadanya. Saat itu, jelasnya, ia berusaha meminta supaya korban membayar utang yang sudah lama kepada pelaku, tapi tidak ada niat korban untuk membayar atau mengembalikan uang pelaku. Dasar itulah, pelaku marah dan berniat melakukan aksi nekad tersebut.

“Saya minta uang saya itu kepada korban, tapi selalu beri alasan dan tidak ada niat untuk mengembalikan uang saya itu. Dengan timbulnya rasa jengkel, emosi, dan marah pada korban, lalu saya ambil pisau dan tidak ada kendali diri lagi, kemudian saya menghabisi nyawa korban. Tapi sekarang timbul rasa pada saya menyesal juga,” katanya. (Dharma/red)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.