Pelaku Pembunuh Wina Meninggal di RS Bhayangkara

BENGKULU – Pardi alias PA (29) terduga pelaku pembunuhan Wina Mardiani (20) meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu, Sabtu (21/12/2019) sekira pukul 21.41 malam.

Pardi meninggal akibat kondisinya yang kritis usai mencoba bunuh diri di rumah orang tuanya, Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan, Empat Lawang. Pardi lalu dibawa ke RS Bhayangkara Bengkulu, Kamis (19/12).

“Mulai dari kemarin kondisinya sudah kritis, sudah diberikan bantuan pernafasan tapi tidak tertolong,” kata Kasat Reskrim Polres Kota Bengkulu, Akp. Indramawan Kusuma.

Pardi mengalami luka bekas jeratan di leher dan luka robek di perut, usai mencoba bunuh diri. Saat ini jenazah korban masih di RS Bhayangkara sampai ada kordinasi dari pihak keluarga.

“Kita masih kordinasi dengan keluarganya, dengan istri almarhum dan keluarga di Empat Lawang, nanti besok kita akan bawa. Untuk penguburanya tunggu kordinasi keluarga,” ujar Akp Indramawan.

Sementara untuk kasus pembunuhan yang saat ini menjerat Pardi, Akp Indramawan menyebut akan berkordinasi dengan Polda Bengkulu untuk menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Nanti kita akan laksanakan gelar perkara khusus, kita akan kordinasikan apakah di SP3 atau seperti apa. Kalau memang tersangka meninggal dunia kita harus laksanakan SP3,” sampainya.

Sedangkan untuk tersangka lain yang terlibat  sebagai penadah motor Wina, kata Indramawan, kasusnya tetap dilanjutkan.

“Kita masih liat dulu ya. Karena dia berdiri sendiri dan sampai saat ini masih berstatus tersangka,” demikian Indramawan. (Red)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.