Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Paluta Ditunda

Paluta, Nusantaraterkini.com – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengimbau kepada seluruh Bupati/Walikota se-Sumatera Utara agar menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka sampai dengan waktu yang tidak ditentukan, Senin (4/1).

Ihwal tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani Gubernur Sumatera Utara, nomor 420/001/2021 per tanggal 4 Januari 2021.

Berikut isi surat imbauan tersebut:

Memperhatikan perkembangan pandemi COVID-19 di dunia dan di Indonesia saat ini, terkait dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka langsung dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut;

1. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka langsung pada awal tahun 2021 di wilayah provinsi Sumatera Utara ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan;

2. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka langsung di wilayah provinsi Sumatera Utara akan diberitahukan kemudian melalui surat Gubernur Sumatera Utara;

3. Setiap satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan khusus tetap melakukan persiapan kondisi, keadaan, situasi, prasarana, sarana, dan peraturan teknis kebiasaan baru sehingga pada saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka langsung setiap satuan pendidikan secara nyata sudah benar-benar siap;

4. Mengoptimalkan pelaksanaan daring sesuai dengan kondisi, keadaan dan situasi satuan pendidikan dan wilayah masing-masing;

5. Melaporkan hal yang terkait dengan pembelajaran di wilayah Kabupaten/Kota kepada Gubernur dan;

6. Prioritas utama perlindungan dan kesehatan peserta didik terhindar dari COVID-19.

Sebelumnya, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (GTPP Covid-19) kabupaten Paluta Lairar Rusdi Nasution SSTP MM menyebutkan, sebagaimana hasil rapat tim GTPP Covid-19 kabupaten Paluta pada tanggal 23 Desember 2020 lalu memutuskan untuk menyetujui pelaksanaan pembelajaran tatap muka mulai hari Senin tanggal 4 Januari 2021 dengan tetap menerapkan SOP atau Protokol Kesehatan.

“Pun begitu, kita masih menunggu surat resmi dari Gubsu terkait juknis/SOP pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimaksud. Dan apabila belum diterima sampai tanggal 4 Januari 2021, kemungkinan besar Pemkab Paluta khususnya akan tetap mengacu kepada hasil keputusan rapat GTPP Covid-19 kabupaten Paluta pada tanggal 23 Desember 2020 sebelumnya, yakni melaksanakan proses pembelajaran tatap muka dengan penerapan SOP atau Protokol Kesehatan,” jelas Lairar melalui pesan WhatsAppnya, Sabtu (2/1) lalu. (AYH)

Rekomendasi
Loading...

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.