Peduli Generasi Muda, AMPTPI Gelar Diskusi Publik Di Jayapura

NusantaraTerkini.Com, Papua – Aliansi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se Indonesia (AMPTPI) menggelar diskusi publik dengan thema bersatu selamatkan manusia dan alam Papua yang menitik beratkan pada pemberantasan minuman keras (miras) di Papua.

Kegiatan ini digelar AMPTPI di Asrama Mikika, Perumnas 1 Waena, Jayapura Papua pada Rabu (24/10) siang.

Sekjen AMPTPI Yanuarius Lagoan disela-sela kegiatan mengatakan pihaknya berbicara miras karena memang kebanyakan orang asli Papua (OAP) harus merenggang nyawa atau membuat kerusakan usai meneguk miras.

“Yang saya tahu, sehari OAP meninggal gara-gara miras bisa lima kali. Jadi, ini saya anggap penting untuk kembali kepada diri sendiri untuk menjauhi minuman ini,” ungkap Yanuarius.

Untuk memberantas miras hingga ke akarnya, ia meminta pemerintah ikut ambil bagian dengan tidak memberikan toleransi apapun terhadap perijinan peredaran minuman keras.

“Kami juga berharap pendataan OAP dapat terealisasi, harus ada ketegasan agar keberpihakan ke orang Papua itu jelas jangan sampai hanya menjadi lahan bisnis,” tambahnya.

Sementara Ketua Komisi I DPR Papua bidang hubungan luar negeri, politik, hukum dan HAM, Ruben Magai yang diundang sebagai pemateri mengatakan, tingkat kesadaran OAP akan bahaya miras memang belum terwujud.

“Khusus mahasiswa ibadah harus lakukan bukan hanya seminar, karena jika kurang ibadah orang juga lupa dengan Tuhan. Miras ini kan orang mati tanpa tahu tujuan hidupnya apa,” ujarnya.

Anias Lengka selaku ketua solidaritas anti miras dan narkoba juga meminta pemerintah serius tangani peredaran miras.

Menurutnya PON Papua pada 2020 mendatang jangan sampai membuat nama Papua ternodai gara-gara pemabuk banyak di jalan-jalan.

Untuk itu ia menyarankan pemerintah tak menganggap remeh persoalan ini. (Fn).

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.