Wartawan Nusantaraterkini Tertulis dalam box redaksi, Hati - Hati dengan Pihak yang mengatas Namakan Nusantaraterkini.com/Ayo Gabung, Menjadi Jurnalis Profesional, di Seluruh Indonesia, Kontak : 082279249494

Pedagang Kurangi Stok Hewan Kurban

NusantaraTerkini.com, Lubuklinggau- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 H, pedagang hewan kurban Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur I mengurangi stok hewan karena dalam beberapa waktu terakhir virus jembrana mulai menyebar.

H. Acha, salah satu pedagang hewan kurban ini mengaku mengurangi stok hewan karena takut virus jembrana akan menyebar dan menyebabkan hewan-hewan kurban mati.

“Untuk tahun ini, aku sedikit berani jual atau bisnis sapi kurban, karena takut mati akibat virus jembrana,” kata H. Acha, Senin (6/8/18).

Pedagang yang beralamat di ‎Rt. 08 Kelurahan Dempo Kecamatan Lubuklinggau Timur I ini menjelaskan, di tahun sebelumnya ia menjual sapi kurban mencapai 50 ekor, namun di tahun ini ia hanya menjual 10 ekor sapi yang merupakan sapi dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini aku cuma jual 10 sapi, jujur saja sapi yang aku jual ini sapi tahun 2017 lalu. Sengaja tidak membeli sapi lebih banyak untuk jual dikarenakan takut terjangkit virus jembrana yang mengakibatkan sapi mati tentunya apabila mati akan rugi hingga puluhan juta,” jelasnya.

Lebih lanjut, H. Acha menjelaskan, 10 sapi yang ada di kandangnya terdiri dari 8 sapi bali dan 2 sapi simental dan semua yang ada di kandang sudah ada pemiliknya.

“Kalau harga sapi simental dijual Rp. 21 juta dengan bobot berat sekitar 200 kg, sedangkan sapi bali dijual Rp. 14 juta dengan berat 90 kg,” tutupnya.(Sutrisna)

Loading...

Ruangan komen telah ditutup.