Pasca TMMD Pemalang, Iring-iringan Petani Jatiroyom Beroda Dua

Pemalang – Hadirnya program pembangunan yang dilakukan oleh TNI, dinas terkait dan segenap komponen masyarakat di Kecamatan Bodeh, tentunya banyak harapan agar infrastruktur yang sedang dibangun segera selesai guna menunjang kesejahteraan masyarakat terutama petani khususnya Desa Jatiroyom dan sekitarnya.

Banyak warga di 5 dusun di Jatiroyom dan beberapa dusun di Desa Kesesirejo (tetangga Jatiroyom), kedepan akan beralih menggunakan kendaraan beroda dua dalam mengangkut hasil panen dan mencari pakan ternak yang sebelumnya berjalan kaki menuju areal Perhutani RPH Kaliwadas KPH Pemalang (lokasi berkebun tanam jagung), melewati Makadam TMMD (805 meter) dan rabat beton TMMD (919,5 meter).

Sedangkan bagi Desa yang sangat terdampak pembangunan yaitu Desa Parunggalih, dalam waktu dekat akan dapat menggunakan sarana tersebut termasuk Jembatan Limpas TMMD di atas Kali Bacin (20 x 3,5 meter) guna mengakses ke Jatiroyom maupun Kesesirejo. Sebelumnya masyarakat Parunggalih harus memutar arah sejauh 10 kilometer 45-50 menit melewati Desa Pasir hanya untuk melewati Desa Kesesirejo. Pun untuk menjual hasil panen maupun ternaknya ke Pasar Kesesi Kabupaten Pekalongan.

Jadi iring-iringan para pencari rumput dan petani jagung di banyak dusun tersebut akan mulai berubah menggunakan sepeda motor atau sepeda kayuh maupun roda empat pasca jalan rampung.

Tampak foto Kustini (42) warga Desa Kesesirejo Rt. 05 Rw. 02 dan Rohmiyati (58) warga Dusun/Desa Jatiroyom Rt. 08 Rw. 03, berharap jalan yang mereka lewati sehari-hari cepat selesai dibangun agar bisa cepat sampai dan tidak terlalu capek dengan naik motor apabila hendak ke kebun. (Rusg Pendim Pemalang/Aan).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.