Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Pansel Lelang, 100 Persen Eksternal

Loading...

NusantaraTerkini.Com, BENGKULU – Awal Agustus tahapan lelang jabatan di lingkungan Pemprov Bengkulu segera dimulai. Laporan Harta Kekayayaan Pejabat Negara (LHKPN) atau Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) menjadi salah satu syarat mutlak untuk mengikuti seleksi yang telah ditetapkan Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan.

Sementara itu, Tim Pansel Lelang Jabatan 100 persen diisi eksternal, dalam artian tidak ada satupun anggota tim pansel dari unsur pejabat Pemprov Bengkulu.

Mengacu pada peraturan MenPAN-RB Nomor 13 tahun 2014, bahwa tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah, dimulai dengan pembentukan pansel.

Masih menurut Permen instansi internal diberikan kesempatan mengisi komposisi hingga 45 persen. Artinya ada kesempatan Pemprov Bengkulu untuk mengambil porsi sebagai pansel. Namun Gubernur Bengkulu tak mengambil kesempatan itu. Ini dibuktikan dari 5 nama Pansel bakal calon Sekda, tak ada satu-pun dari unsur pejabat pemprov Bengkulu.

“Permen PAN-RB mengatur Pansel itu ganjil, paling sedikit 5. Komposisi internal bisa 45%, namun dari 5 nama pansel yang sudah ditetapkan, tak ada pejabat pemprov. Artinya pansel saat ini benar-benar independen,” ungkap Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Sudoto.

Sudoto menjelaskan bahwa Pansel sudah siap melaksanakan tahapan-tahapan. Meski tak menjabarkan secara detail tahapan-tahapan apa saja, ia menegaskan bahwa pansel yang telah ditetapkan oleh KASN bisa langsung bekerja. “Kan nama-namanya sudah ditetapkan, Pansel bisa langsung kerja,” singkatnya.

Seperti diketahui, 5 orang pansel adalah perwakilan KemenPAN-RB yakni Hendro Wicaksono, Hamdani dari Kemendagri, Ridwan Nurazi Rekto UNIB, dan Yulfierius Rektor UNIHAZ, serta Herawan Sauni dekan Fakultas Hukum UNIB. Tahapan lelang dimulai dengan pengumuman mulai 20 Juli 2016 secara terbuka melalui website resmi Pemprov Bengkulu. [DS]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.