Panglima Kostrad Kunjungi Markas Yonif 509 Jember

Jember- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Eko Margiyono, MA didampingi Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke markas Yonif Raider 509/Balawara Yudha/9/2 yang berada di bawah komando Brigif 9/2/Dharaka Yudha, Kostrad.

Setibanya kunjungan kerja di markas Satuan Yonif Raider 509/BY/9/2 Kostrad Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiono, diterima Letkol Inf Syafinaldi SE, Komandan Danyon Raider 509/BY disambut Bupati Jember dr Faida MMR dan Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, memberikan arahan hikmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Menerima Laporan dari Danyonif Raider 509/BY/9/2 Kostrad.

Menariknya adalah, di sela acara pengarahan kepada seluruh prajurit Yonif Raider 509, pangkostrad memberikan cuti tambahan untuk aspek kesejahteraan kepada sejumlah personil Yonif Raider 509/Balawara Yudha yang memiliki tanggungan keluarga.

Jenderal bintang tiga yang pernah menjabat pangdam jaya itu memberikan izin cuti tambahan pulang kampung bagi sejumlah prajurit Yonif Raider 509 yang berasal dari luar pulau Jawa.

“Ini nambah cuti sebenarnya, nambah perjalanannya saja karena jauh sekali, ada yang dari Papua, Ambon sampai Flores, Aceh dan Atambua itu kan belum tentu mereka bisa pulang setiap tahun, seperti mereka yang mau pulang ke Ambon, mereka sudah punya anak istri,” ujar matan Gubernur Akmil tahun 2017-2018, Rabu (16/12/2020).

Menurut dia, tidak semua prajurit TNI bisa pulang kampung. Alasan tidak mudik bisa kurangnya waktu cuti dan banyaknya biaya transportasi yang harus dikeluarkan untuk sekali pulang kampung. Prajurit harus rela berpisah sementara dengan keluarga dan orang yang dicintainya.

Pangdam jaya 2019-2010 itu memberikan bonus spesial untuk sejumlah prajurit Yonif Raider 509/Balawara Yudha yang berasal dari luar pulau Jawa, hadiah spesial Letjen TNI Eko Margiono sebagai rasa empati tinggi berupa uang saku tambahan uang tiket untuk pulang ke kampung halaman.

“Mereka ketika ditanya alasannya anaknya ujian, mana ada ujian, udah selesai, sebenarnya saya tau mereka tidak punya uang, kan butuh uang besar karena harus membawa anak dan istrinya, saya mengerti, saya hanya mengetes kejujurannya ya kira-kira ada empati sekian tahun anaknya ada yang umur 9-10 tahun belum pernah dibawa pulang,” imbuh Danjen Kopassus 2018-2019.

Setelah melakukan kunjungan ke Yonif Raider 509, Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono, Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto beserta rombongan bertolak ke Batalyon Infanteri 515 yang berkedudukan di Tanggul, Jember. Setelah itu lanjut ke Mako Yon Zipur X Kostrad Probolinggo kota.

Sementara Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto mengungkapkan bahwa Batalyon

relokasi yonif raider 515 / UTY / 9 / 2 Kostrad Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, direncanakan dijadikan sebagai Batalyon percontohan dengan fasilitas serta sarana yang dimiliki.

Lebih lanjut disampaikan Mayjen TNI Tri Yuniarto, dari sisi sarana satuan ini patut dibanggakan. “Satuan ini kedepan layak menjadi markas batalyon percontohan,” tutup lulusan terbaik Akmil tahun 1989. (Tahrir)

Rekomendasi
Loading...

Ruangan komen telah ditutup.