Pangdam IV Diponegoro : TMMD Adalah Kebersamaan Yang Dilandasi Semangat Gotong royong

Tegal – Akhirnya, secara simbolis TMMD Reguler Ke-105 di wilayah Kabupaten Tegal, dengan sasaran Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, secara resmi ditutup oleh Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M, mewakili Pangdam. Kamis (8/8/2019).

Dalam pidatonya, Kasdam membacakan amanat Pangdam, Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E, M.M, dalam program yang mengambil tema “Bersama TMMD Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

“TMMD ke-105 tahun 2019 kali ini adalah kebersamaan dengan dilandasi semangat gotong royong. TNI bersama dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat, secara bersama-sama melaksanakan proses percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Dikatakannya juga, kebersamaan selama satu bulan menyelesaikan sasaran pembangunan merupakan sinergitas yang positif dalam menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara. Dilaksanakan secara tersebar di empat kabupaten yaitu Tegal, Demak, Klaten dan Gunung Kidul. Selain itu sebagai imbangannya, juga dilaksanakan TMMD Sengkuyung secara serentak di seluruh kabupaten/kota di wilayah Jawa tengah dan DIY.

Untuk sasaran fisik berupa pembangunan/rehab infrastruktur, sarana transportasi umum (jalan dan jembatan), saluran irigasi, renovasi dan pembangunan rumah ibadah, sekolah, rehab Rumah Tidak Layak Huni serta sarana sanitasi masyarakat. Sedangkan imbangan fisik adalah sasaran non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan.

“Pembangunan non fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa,” tandasnya.

Diakhir amanat, Teguh Muji Angkasa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah serta semua pihak yang terlibat dan telah membantu baik secara moril mahupun materiil. Ia juga tak lupa menyampaikan ucapan maaf Pangdam kepada masyarakat, jika terdapat tutur kata dan tingkah laku prajuritnya selama pelaksanaan program. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.