Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Omset Menurun Saat Pandemi, Mahasiswa KKN Feb UMP Beri Pendampingan Kepada UMKM

Loading...

Adanya pandemic Covid 19 yang terjadi di Indonesia membawa dampak terhadap perekonomian masyarakat. Pelaku UMKM mengeluhkan adanya penurunan penjualan dan omset yang didapatkan. UMKM mengeluhkan adanya penurunan penjualan hingga 20% akibat pandemi. 

“Biasanya Saya membuat tahu sampai 80 kg per hari, tetapi semenjak pandemic ini paling hanya 60 kg saja “ Kata Bapak Wandi salah seorang Pengusaha Tahu di Desa Kalisari.

Menurutnya, bahkan ada beberapa pedagang yang terpaksa rehat dari usahanya dikarenakan lonjakan harga dari bahan baku. Pelaku UMKM harus memiliki strategi yang tepat agar usahanya dapat bertahan di situasi pandemic seperti saat ini. 

Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) , mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto kelompok Banyumas 04 yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan Hengky Widhiandono, S.E.,M.SI melakukan pendampingan untuk membantu UMKM.

Kelompok yang beranggotakan 3 orang yaitu Fatikhatul Fauziah, Isna Zahrotunnisa, dan Dwi Yulita tersebut bergerak untuk membantu UMKM Tahu yang terletak di Desa Kalisari, Kecamatan Cilongok, Banyumas , Jawa tengah.  Mereka menggelar program kerja yang akan membantu UMKM dalam mempertahankan usahanya. 

“UMKM harus berani beradaptasi dan menyesuaikan diri agar usahanya dapat bertahan dan berkembang. Kami melakukan pelatihan pembuatan akun sosial media untuk sarana promosi, kemudian membuatkan akun e-commerce dan pengadaan Delivery Order karena sekarang semua itu serba online, dan jika ingin bertahan, maka pelaku usaha harus mengikuti perkembangan zaman “ kata Fatikha selaku Ketua Kelompok KKN.

Di tengah pandemic ini untuk melakukan aktivitas sehari-hari masyarakat tidak terlepas dari Handphone. Dari mulai belajar, bekerja, dan berbelanja, mereka memanfaatkan system online. Selain untuk mentaati anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah, system online nyatanya memberi banyak kemudahan yaitu cepat, instan, dan mudah.

Adanya digital marketing ini, UMKM diharapkan mampu bersaing dengan pelaku usaha lain. Selain itu, digital marketing juga memberikan keuntungan seperti mempermudah proses kegiatan promosi dan penjualan, dan memperluas pangsa pasar.

Akun media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi yang akan meningkatkan penjualan. Selain itu pengadaan Delivery Order dan Pembuatan akun e-commerce dan marketplace juga dapat membantu penjualan dan mempermudah konsumen dalam mendapatkan produk yang diinginkan.

Selain melakukan program kerja Digital Marketing, Kelompok KKN Banyumas 04 juga melakukan beberapa kegiatan Inovasi dan memberikan pelatihan pembuatan produk tambahan untuk menambah omset  yaitu membuat Bolo – Bolo tahu, dan memanfaatkan limbah tahu (Ranjem) untuk dibuat gorengan yang tentunya akan menambah penjualan UMKM. 

“kami juga melakukan pelatihan pembukuan sederhana, dan beberapa sosialisasi yang akan membantu UMKM “ Kata Isna selaku bendahara KKN.

Dwi Yulita mengatakan, adanya pandemi Covid 19 ini maka kegiatan KKN mengalami sedikit perubahan, yang biasanya dilakukan di luar tempat tinggal, namun kali ini KKN dilakukan di Lingkungan Desa sendiri. Tentunya hal tersebut tetap harus memperhatikan protocol kesehatan.

Kegiatan KKN ini dilaksanakan tanggal 13 Juli sampai 15 Agustus 2020 mendatang dan diharapkan dapat membantu UMKM yang terpuruk akibat Pandemi Covid 19. (Th)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.