Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Oktavia Siswi SMA Nuris, Jadi Juara Lomba Puisi Tingkat Kabupaten

Loading...

Jember- Oktavia Savina Fitri Siswi SMA Unggulan Nuris Antirogo, keluar sebagai juara pertama lomba Cipta dan Baca Puisi, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-75, yang diselenggarakan oleh Forum Anak Jember (FAJ).Rabu, (16/9).

Santriwati yang akrab disapa Oktavia ini, berhasil mengungguli 4 pesaingnya dalam babak final.Atas raihan prestasinya, Oktavia mengaku sangat senang, meski sebelumnya Ia tidak menargetkan untuk keluar menjadi pemenang.

Tercatat sebanyak 61 peserta mengirimkan video. Namun, hanya 58 peserta yang mengisi google form. Hingga tersaring menjadi lima orang yang menjadi finalis.

Siswi asal Rambipuji ini juga mengaku, tujuan utama menciptakan puisi adalah untuk menyampaikan sesuatu yang selama ini dirasakannya.

“Saya ingin mengutarakan apa yang saya rasakan kepada pemerintah,” ujarnya.

Oktavia merasakan kondisi masyarakat di kalangan bawah jauh dari kata kemerdekaan. Dalam puisinya, ia menyontohkan, buruh tani yang saat ini tidak memiliki nilai di mata masyarakat. Padahal, dahulu pekerjaan ini benar-benar berjasa untuk pangan Indonesia.

“Sedang saat ini, sudah tidak dihiraukan. Bahkan jarang sekali ada yang mau menjadi buruh tani,” urainya.

“Merdeka itu saat seluruh rakyat Indonesia sejahtera. Saat ini, Indonesia belum seutuhnya sejahtera,” pungkasnya.

Ketua FAJ, Bayu, di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) mengatakan, meski berada dalam masa pandemi COVID-19, Forum Anak Jember (FAJ) mampu menunjukkan semangat memperingati kemerdekaan Republik Indonesia.

“Inilah semangat anak-anak Jember, semangat untuk menghargai para pahlawan,” jelas Bayu.

Bayu mengungkapkan, lomba itu digelar setelah mendapat aspirasi dari anak-anak di Jember yang sangat menginginkan adanya peringatan Hari Kemerdekaan RI, meski ada larangan karena situasi pandemi virus korona.

Dipilihlah lomba cipta dan baca puisi dengan tema kemerdekaan. Pendaftaran dan seleksi dilakukan secara daring.

Melalui lomba itu, FAJ berharap, ke depan anak-anak Jember lebih kreatif dalam menuangkan ide-ide, sehingga anak-anak Jember terkenal hebat. Hebat dalam nonakademik dan akademiknya.

Sementara Kepala Bidang Perlindungan Anak pada DP3AKB, drg. Nur Cahyo Hadi, M. Kes., mengatakan, ada rasa nasionalisme pada anak-anak yang tinggal diarahkan untuk menjadi jiwa nasionalisme yang baik.

“Dengan nasionalisme yang baik itu, mereka tidak sampai terjerumus kondisi-kondisi negatif,” tutur Cahyo.

Membangun rasa nasionalisme merupakan bagian dari pemenuhan hak anak yang bersifat pencegahan. “Jadi peran kami adalah pemenuhan hak anak yang sifatnya pencegahan,” ungkapnya. (Tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.