Oknum Polisi Tiba-tiba Kepruk Kepala Warga Jember Gunakan Gagang Pistol

Jember, NusantaraTerkini.com- Warga Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Muhammad Rofik tiba-tiba dipukul oknum anggota Polisi menggunakan gagang pistol.Jum’at, (14/05/21). 

Lantaran tidak terima, Rofik terpaksa melaporkan ulah oknum Polisi ini ke Polsek Gumukmas atas dugaan penganiayaan.Oknum Polisi tersebut diketahui bernama Dwi Krisanda dan saat ini aktif bertugas di Polsek Banyuanyar Kabupaten Probolinggo.

Usai melapor Rofik mengemukakan, kejadian itu berlangsung pada Selasa malam 11 Mei kemarin sekitar pukul 21.00, Rofik pulang dari Masjid dan membeber karpet di depan rumahnya, duduk santai. Tiba-tiba, ada seseorang menembakkan pistolnya ke atas di depan rumahnya.

“Dia keluar dari rumah langsung mengeluarkan tembakan ke atas sebanyak 3 kali, kemudian senjata yang dia pegang ditodongkan ke arah saya, ” ujar Rofik.Masalahnya apa mas,” kata Rofik menanyakan ke oknum Polisi bernama tersebut.

Namun oknum Polisi ini enggan menjelaskan, “Ya tidak tahu, pikir sendiri, kamu kan sudah besar,” ujar Rofik menirukan apa yang disampaikan oknum Polisi itu.

Seperti kelihatan marah, oknum Polisi itu langsung memukulkan gagang pistolnya tepat ke kepala Rofik, karena pukulannya yang keras membuat Rofik langsung jatuh tersungkur.

Setelah memukul, Dwi diam saja di tempat. Beruntungnya malam itu temannya bernama Sawi melihatnya dan langsung membawa Rofik ke Puskesmas Tembokrejo, ia pun mendapat jahitan di kepalanya.

Rofik tidak mengetahui secara pasti oknum anggota Polisi bernama Dwi itu, sebab jarang berkumpul dengan tetangga.Sepengetahuannya hanya bertugas di Kabupaten Probolinggo sudah setahun lebih, bertemu di jalan pun tidak pernah saling bertegur sapa.

Kasi Propam Polres Jember Ipda Ely Mukhsin mengatakan, terkait pemukulan yang dilakukan anggota kepada masyarakat ini akan didalami lebih dulu sebab korban tidak mengetahui permasalahannya apa.

“Kemudian yang kedua ini sudah jelas terjadi tindak pidana aniaya yang mana sudah dibuktikan dengan visum-visum. Nanti rekan Reskrim yang akan menindak lanjuti dengan pembuktian, saksi-saksi, pemberitaan dan lain-lainnya,” ungkap Ipda Ely.

Masalah pendalaman, sambung Ipda Ely, akan dilakukan Reskrim. Hasil visum, korban mengalami luka robek di kepala sekitar 3 Cm, bekas pukulan benda tumpul.

Ipda Ely menjelaskan, luka tersebut diduga kuat akibat pukulan menggunakan pistol jenis Revolver milik pelaku. “Identitas pelaku, bertugas di Polsek Banyuanyar, Polres Probolinggo, pangkatnya Bripka dan namanya Dwi Krisanda,” pungkasnya.

Ipda Ely mengaku sudah koordinasi dengan Kasi Propam Polres Probolinggo dan saat ini pelaku sudah diamankan. “Untuk penyidikan nanti akan ditindak lanjuti Unit Reskrim Polsek Gumukmas,” ungkapnya.

Atas kasus ini Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti , diantaranya kaos milik korban warna putih motif hitam terdapat bercak darah, satu butir selongsong peluru dan hasil visum korban. (Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.