Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

ODP di Lokasi TMMD Reguler Pekalongan Bertambah

Loading...

Pekalongan – Pemerintah Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, bersama Babinsa dari Koramil 05 Kesesi, Kodim 0710 Pekalongan, terus melakukan upaya kewaspadaan penularan virus corona, dari warga yang pulang merantau dari Jakarta.

Tampak Rendi Supriyadi (26), warga Dukuh Sutosari RT. 01 RW. 05, Pantirejo, dicek suhu tubuhnya oleh Sertu Suwandi, di Posko Covit-19 yang terletak di Balai Desa Pantirejo. Kamis (16/4/2020).

Selain itu, perangkat desa yang tergabung dalam gugus tugas antisipasi covit-19 yang bermarkas di Posko tersebut, Titiek Sulistioningsih (50), Kepala Dusun Sutosari merangkap Kasi Kesra dan Pelayanan, juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Dijelaskan Sertu Suwandi, bahwa sebelumnya upaya ini terus dilakukan oleh Pemdes setempat bersama Kesehatan Satgas TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan dan juga Bhabinkamtibmas Polsek Kesesi.

“Sudah belasan orang hingga saat ini, dan Alhamdulillah semua suhunya normal antara 35-36,5 derajat celcius,” terangnya.

Dijelaskannya lanjut, pemberlakuan upaya tersebut selain sebagai langkah antisipasi, juga untuk memberikan ketenangan bagi warga yang bermukim.

“Ini untuk kepentingan orang banyak sehingga tidak untuk mendiskriminasi warga pulang ke desa,” tandasnya.

Dibenarkan Kepala Desa Pantirejo, Hamka Nurul Huda, sudah ada belasan warganya dalam status ODP (Orang Dalam Pemantauan) terkait wabah tersebut.

“Kita terus memantau kesehatan mereka selama 14 hari karantina tidak boleh keluar rumah. Kami dibantua Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam pengawasan masing-masing ODP,” beber Hamka.

Ditambahkannya, selain pengawasan, 3 pilar (Kepala Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas) di Pantirejo, terus memberikan edukasi kepada masyarakat setempat dengan himbauan-himbaun melalui pengeras suara dari mobil patroli Polsek Kesesi dan dengan pemasangan selebaran di rumah-rumah warga maupun tempat berkumpul masyarakat.

“Kita himbau warga Pantirejo untuk membiasakan diri memakai masker, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, untuk sementara tidak keluar desa jika tidak mendesak, membersihkan lingkungan rumah, dan menghindari berjabat tangan,” pungkasnya.

Itulah semua merupakan upaya 3 pilar di Desa Pantirejo dalam mendukung upaya Pemkab Pekalongan dalam mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) di wilayah. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.