Nuel : Istilah Kecebong Dan Kampret Bisa Pecah Belah Bangsa

Jakarta, NusantaraTerkini.Com – Saat ini ialah Eranya Perang Asimetri, dalam Perang Asimetri ini terkadang tidak perlu kekuatan militer untuk mencapai tujuannya.

Salah satu contohnya ialah melalui berbagai informasi yang menyesatkan alias yang biasa dikenal sebagai Hoax, informasi yang menyesatkan itu dapat mengakibatkan adu domba dan ujaran kebencian diantara sesama.

Menurut Immanuel salah satu aktivis Al-Jamin Nusantara, berita Hoax dan ujaran kebencian itu bisa dicegah melalui sikap yang bijak, serta lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi maupun berita.

“Berita Hoax dan ujaran kebencian itu bisa dicegah melalui sikap yang bijak, serta bisa lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi maupun berita”. Ungkap Aktivis Al-Jamin Nusantara dalam rilisnya, Jum’at (8/2/2019).

Tambah Immanuel, cara sistematika dalam menghadapi isu hoax dan informasi di masyarakat, yakni dengan mengecek langsung di lapangan, pastikan dan yakinkan kebenarannya, kalau masih ragu sebaiknya tidak menyebarkan agar bisa terkendali di masyarakat. Media abal abal artinya media yg dibuat khusus hanya utk memberitakan berita hoax.

Selain itu, istilah Kecebong dan Kampret pun bisa merusak keutuhan bangsa, dan sebaiknya penggunaan istilah ini tidak dipakai dalam bahasa politik.(ynd)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.