Ngeri, Inilah Rentetan Aksi Kejahatan Jalanan Beruntun di Jember Selatan, Dalam Kurun Seminggu

Jember- Pada Sabtu sore (30/01/21) seorang terduga begal jalanan berhasil ditangkap massa dan menjadi bulan-bulanan warga.

Penangkapan terduga pelaku ini pun videonya beredar viral media sosial, lantaran terekam oleh ponsel warga.Dugaan kuat lokasinya di Jembatan Suramadu Desa Pondok Joyo Kecamatan Semboro Kabupaten Jember.

Terkait penangkapan ini, Kapolsek semboro AKP Fachtur Rahman melalui sambungan telepon mengatakan, pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Semboro dan pihaknya sedang melakukan pengembangan kasusnya.

Sementara atas maraknya aksi begal dan jambret jalanan maupun aksi pencurian yang terjadi secara beruntun baru-baru ini, khususnya di Wilayah Jember selatan membuat rasa khawatir dan takut warga setempat.

Seperti disampaikan Misan Kepala Dusun Krebet Desa Gumukmas Kecamatan Gumukmas misalnya, dengan maraknya pelaku kejahatan yang semakin merajalela ini, membuat warga kini merasa tidak bebas lagi jika ingin bepergian ke luar rumah.Katanya, warga takut akan mendapat giliran selanjutnya menjadi korban dari pelaku kejahatan tersebut.

Begitu juga saat sedang berada di rumah, warga khawatir barang-barang berharga miliknya di rumah bisa-bisa dijarah pencuri.Oleh karenanya, tambah Misan, dengan kondisi rawan kejahatan seperti ini warga makin dibuat cemas.Bila tidur menjadi tidak nyenyak, bila istirahat pun serasa tidak nyaman.

Bagi dia, kecemasan dan ketakutan warga bukan mengada-ngada.Beberapa hari yang lalu tepatnya hari selasa 26 Januari 2021, seorang warganya bernama Mualim kehilangan sepeda motor Honda Supra Fit.Ironisnya, pelaku yang belum diketahui identitasnya nekat beraksi pada siang bolong, yakni pukul 14.00 Wib.

“Saat itu korban sedang tiduran di rumahnya, tidak tahu kalau pencuri masuk dengan cara mencongkel jendela dan keluar dengan membawa motor lewat pintu belakang, ” ujarnya.

Peristiwa yang sama terulang kembali menimpa warganya yang lain.Mansur harus merelakan sepeda motor Honda Vario miliknya di gondol maling.Peristiwa ini terjadi pada Jumat dini hari
kemarin 29 Januari 2021 sekitar pukul 02.00 Wib.

“Cara pelaku melakukan aksinya juga sama dengan kejadian yang dialami pak Mualim, sepertinya pelakunya sama satu orang atau satu komplotan.Ia mengetahui jam 3 pagi, ” tambahnya.

Aksi komplotan kejahatan jalanan tidak berhenti di situ, mereka semakin bebas berkeliaran dan rata-rata sukses menyasar barang berharga apa saja yang mereka incar.

Terbukti, juga pada Selasa di tanggal yang sama 26 Januari 2021, seorang ibu penjual sayur keliling bernama Suwarni (54) warga Desa Karangrejo kecamatan Gumukmas menjadi korban pembegalan selanjutnya.

Suwarni terpaksa harus pasrah setelah motor honda beat nopol DK 4459 AAK yang ia kendarai diminta paksa oleh kawanan begal yang berjumlah sekitar 2 orang ini.Korban sendiri mengaku jika pelaku saat merampas motornya mengendarai motor Honda Grand.

“Sekitar Subuh pukul 04.00 Wib, seperti biasa saya keluar rumah dengan tujuan ke pasar gladak abang untuk jualan sayuran.Tepat di pertigaan arah pasar pelaku menghadang saya dan seketika merampas sepeda motor , barang dagangan dan juga HP, ” kata Suwarni.

Sementara di hari yang sama, pada pagi cerah sekitar pukul 09.00 pelaku kejahatan jalanan juga berhasil menggasak sepeda motor milik seorang warga Desa Menampu Kecamatan Gumukmas.

Peristiwa ini berlangsung saat korban sedang belanja di sebuah toko pracangan.Pelaku memanfaatkan kelengahan korban saat sedang sibuk berbelanja dan meninggalkan motornya di sekitar lokasi.

“Benar mas kemarin (selasa 26 Januari 2021) ada warga saya yang kehilangan motornya ditoko, tapi saya lupa identitas korban, ” ucap Kepala Desa Menampu Aan Rofii, melalui sambungan telepon.

Sebelumnya sekitar pertengahan Januari ini, korban perampasan dari pelaku begal motor menimpa seorang warga Desa Karangrejo Kecamatan Gumukmas bernama H Sholeh.

“Waktu itu saya hendak sholat jamaah subuh di masjid, karena jaraknya lumayan jauh saya naik motor, namun saat hendak menghidupkan kendaraan tepatnya di halaman rumah tiba-tiba ada dua orang mengalungkan senjata tajam ke leher sambil mengancam dan meminta paksa motor Honda Beat milik saya.Karena takut terpaksa saya kasihkan, ” paparnya.

Ditempat terpisah, Kapolsek Gumukmas Iptu Subagiyo membenarkan adanya rentetan peristiwa kriminal di wilayah hukumnya, yang terjadi dalam kurun waktu seminggu ini.Atas hal ini, kini pihaknya mulai gencar meningkatkan patroli keamanan.

“Anggota memang terbatas, mari sama-sama menjaga karena ini wilayah kita harus kita jaga bersama-sama, ” pesan Subagiyo kepada masyarakat saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon.

Kejahatan yang sama ternyata tidak hanya terjadi di Gumukmas saja, seorang ibu muda bernama Vivin warga wonorejo kencong harus menjadi korban jambret jalanan di wilayah Kecamatan Jombang.

Kejadian naas pada Rabu siang 27 Januari 2021 dialaminya saat hendak mencuci kendaraan motornya di jalan raya Jombang. Namun kali ini pelakunya sedang bernasib sial.

Rupanya aksinya diketahui korban , sontak ia kaget sambil teriak-teriak jambret, seketika polisi bersama warga pun beramai-ramai mengejar pelaku, alhasil pelaku berhasil ditangkap dan diamankan ke Mapolsek Jombang, setelah sebelumnya menjadi bulan-bulanan warga yang mengejarnya.

“Seorang pemuda naik motor Honda Supra sendirian lantas mengambil sebuah Tas Dompet yang berisi Handphone dan sejumlah uang yang saya taruh di laci sepeda motor, ” kata Vivin.

Sementara melalui telpon seluler Kapolsek Jombang, AKP Kusmiyanto membenarkan kejadian tersebut.

“Pelaku sendirian di ketahui seorang residivis warga Lumajang, ” kata Kusmiyanto. (Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.