Ngaku Tak Digaji Selama Setahun, Guru SMK 8 Kaur Ancam Mogok Kerja

NusantaraTerkini.Com, Kaur – Sekitar 15 guru tidak tetap (guru kontrak) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 8 Kaur tidak dibayarkan gajinya selama 12 bulan (satu tahun,-Red).

Sebelumnya di Desember 2018 lalu, guru-guru yang mengajar dengan status kontrak (tertuang didalam SK Kepala SMK Negeri 8 Kaur) ini sempat menagih gaji mereka ke kepala SMK tersebut, namun kepala SMK berdalih gaji tidak dianggarkan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu.

Deki, salah satu tenaga guru tidak tetap yang mengajar di SMK Negeri 8 Kaur ketika dikonfirmasi membenarkan jika sudah selama 12 bulan gaji mereka tidak dibayarkan.

“Gaji kami sebanyak 15 orang ini sudah tidak dibayarkan selama 12 bulan, kami menuntut agar pihak Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu dapat membayarkan hak kami ini secepat mungkin, atau kami akan mogok mengajar,” ujar Deki kepada wartawan, Minggu (6/1/2019).

Sementara saat dikonfirmasi melalui whatsapp pribadinya, Kepala SMK Negeri 8 Kaur, Eki Heryandi, S.Pd mengaku baru membayarkan gaji guru-guru kontrak tersebut selama 2 bulan.

“Gaji baru kami bayarkan 2 bulan, ini dikarenakan gaji guru ini dianggarkan oleh APBD Provinsi, dan anggaran itu dicoret,” Jelas Kepala SMK Negeri 8 Kaur.

Diketahui dari pengakuan Deki, gaji mereka Rp 1 juta perbulannya. (YND)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.