Terbit : 22 September, 2019 - Jam : 21:55

Minggu Bukan Halangan, Umi Hadiri Acara di Tiga Tempat

Loading...

Slawi – Hari libur bukan halangan untuk Bupati Tegal Umi Azizah, nyatanya minggu (22/9) dirinya menghadiri acara di tiga tempat. Yang pertama ia hadiri adalah Peringatan Hari Ber-Muhammadiyah sekaligus Pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tegal Periode Muktamar XVII di Pendopo Amangkurat.

Dalam sambutannya Umi menyampaikan, bersanding dengan NU, Muhammadiyah akan menjadi pilar bangsa yang kuat serta mampu memainkan peranannya secara maksimal dalam menghadapi masa depan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.

Terlebih lagi menurut Umi, bangsa Indonesia saat ini sedang terus berupaya meningkatkan kualitas dirinya, maka organisasi-organisasi Kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah harus bisa menjadi mitra strategis pemerintah.

Keberadaan Muhammadiyah diharapkan dapat turut menunjang berbagai program pemerintah, dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pembinaan akhlak, serta pembinaan hukum demi terwujudnya Kabupaten Tegal yang “Mbangun Berkah, Gawe Bungah”

Bukan hanya itu, Umi menghimbau kepada semua Elemen Muhammadiyah berperan aktif dimasyarakat. Minimal langkah penyadaran penggunaan teknologi informasi yang begitu cepat dimulai dari pemuda. Dirinya mengaku prihatin perkembangan berita akhir-akhir ini, masih belum hilang diingatanya kasus pembunuhan remaja didesa cerih.

Dari Pendopo Amangkurat Umi bertolak Ke Desa Kalisapu guna menghadiri Pelantikan MWC NU, Pelantikan PAC Ansor, dan Pelantikan IPNU-IPPNU Kecamatan Slawi. Umi menekankan, tantangan di era revolusi industri 4.0 sangat besar. Untuk itu Umi menghimbau kepada pengurus baru, untuk cerdas membaca peluang.

Kendati Umi hanya hadir menyampaikan sambutan, acara ini dipadati pengunjung hingga mengalihkan jalur arah keutara Jalan Gajahmada.

Terakhir siang tadi Umi menghadiri Acara Haul Akbar Ke-24 dan Santunan Yatim Piatu di Desa Tembok Kidul Kecamatan Adiwerna. Diacara tersebut dirinya menyampaikan bantuan dari BAZNAS sebesar dua juta rupiah.

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.