Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Mereka Yang Tak Sabar Gunakan Jalan TMMD Reguler Brebes Untuk Balap Sepeda

Loading...

Brebes – Adalah anak-anak Dusun Kedung Kandri, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang kini telah mempunyai akses jalan pendekat ke desanya Kalinusu, berkat TMMD Reguler 109 Brebes, yang telah berhasil membuka areal persawahan menjadi jalan sepanjang 2,2 kilometer selebar 4-6 meter.

Jalan yang membentang di areal persawahan hibah dari sejumlah warga setempat dan juga para pemilik lahan di Kalinusu yang berasal dari desa/kecamatan tetangga, yaitu Bantarkawung, telah memberikan semangat baru untuk bermain ke Kalinusu.

Dikemukakan Babinsa setempat dari Koramil 08 Bumiayu, Kodim Brebes, Sertu Eko Nuhyoto, bahwa jalan tersebut membentang dari Dusun Karanganyar tembus Dusun Kedung Kandri, dusun yang baru saja mereka dari keterisoliran saat excavator Kodim Brebes, sampai ke Kedung Kandri pada 15 Agustus 2020 lalu atau Pra TMMD Reguler.

“Saat ini pekerjaan jalan tinggal proses pengerasan saja, yaitu dengan menggunakan excavator dari Kodim Brebes dan juga tandem roller dari Dinas PU Kabupaten Brebes,” ungkapnya, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya, yang namanya anak-anak selalu menanyakan tentang kapan jalan TMMD itu akan selesai dibangun. Itulah gambaran semangat anak-anak yang akan terfasilitasi akses jalan menuju tempat sekolah mereka yang baru, yakni di wilayah desanya Kalinusu, Kaliwadas, dan juga di wilayah Desa/Kecamatan Bumiayu.

Sementara itu Cika Artika (9), menyatakan jalan baru itu akan menjadi semangat baru untuk belajar kelompok di rumah temannya yang berada di seberang dusunnya, yaitu Dusun Karanganyar, Kalinusu.

Untuk diketahui, selain warga dewasa yang akan menuju pusat kesehatan dan pasar terdekat yang ada di wilayah desa/kecamatan tetangganya, yaitu Kecamatan Bantarkawung, anak-anak Kedung Kandri pun demikian.

Mereka masih harus menyeberangi Kali Pemali dengan perahu hanya untuk ke sekolahnya yang juga di wilayah Desa/Kecamatan Bantarkawung, dengan membayar ongkos perahu seribu rupiah pulang pergi. Sementara untuk orang dewasa adalah Rp. 2 ribu dengan sepeda kayuh, dan Rp. 5 ribu dengan menggunakan sepeda motor.

Jika mereka akan ke desanya Kalinusu, setelah menyeberang perahu maka mereka harus melanjutkan perjalanan darat sejauh 8 kilometer lebih (45 menit lebih), dengan melewati sejumlah desa di wilayah kecamatan tetangganya itu, kemudian ke wilayah Kecamatan Bumiayu, hingga akhirnya sampai tujuan.

Jika sungai besar di Kabupaten Brebes itu banjir maka mereka benar-benar terisolasi selama banjir berlangsung. Kini mereka tak lagi harus menyeberangi Kali Pemali dengan naik perahu, jika ingin beraktifitas sehari-hari, baik itu ke pasar, sekolah, fasilitas kesehatan terdekat, termasuk jika akan ke kantor desa, bisa langsung melewati jalan yang masih diselesaikan itu, dalam 8-10 menit menggunakan sepeda kayuh.

Oleh karena itu, dengan selesainya jalan hasil gotong royong lintas sektoral itu, anak-anak Kedung Kandri diharapkan akan bersekolah di wilayah Kalinusu, Kaliwadas dan Bumiayu, sehingga mereka tak hanya tamat SLTP sederajat dan bahkan SD. (Rus/Aan)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.