Merauke Jadi Tempat Penyebaran Hoax Nomor 1 Di Papua

NusantaraTerkini.Com, Papua – Berdasarkan pemantauan di tingkat Provinsi Papua, Kabupaten Merauke merupakan wilayah dengan penyebaran berita hoax tertinggi di Papua.

Hal ini diungkapkan Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH, dalam rapat koordinasi bersama tokoh masyarakat dan FKUB dalam rangka mengantisipasi perkembangan situasi dan antisipasi 1 Desember 2018 dikabupaten Merauke.

“Dengan beredarnya berita Hoax di mana-mana berdampak saling benci dan curiga antar masyarakat. Hoax merupakan berita bohong dan dibuat/diskenario seolah olah bahwa berita tersebut benar, padahal bohong,” ujar Kapolres Merauke dalam rilis yang disampaikan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. A M Kamal, Kamis (29/11).

Kata Kapolres terkait dengan beredarnya berita hoax pelaku dapat dikenakan sangsi pidana berdasarkan UU ITE No 11 tahun 2008, pasal 27 ayat 3 dan pasal 28.

Untuk di wilayah Merauke saat ini, isu yang berkembang di masyakarat tentang Isu penculikan terhadap anak. Dengan beredarnya Isu tersebut menimbulkan keresahan dimasyarakat bahkan anggota Polisi yang mendatangi TKP untuk menanyakan permasalahan malah diserang oleh sekelompok masyarakat,” ujarnya lagi.

Padahal, kata Kapolres sampai saat ini Polres Merauke tidak pernah menerima laporan tentang kasus penculikan anak.

“Kalau memang ada kasus penculikan anak, semestinya atau idealnya dari pihak keluarga atau orang tua atau orang yang mengetahui terjadinya penculikan anak tersebut datang membuat laporan ke Polres/Polsek/Pospol atau menginformasikan/ menghubungi melalui telfon ke kantor polisi terdekat,” jelas Kapolres panjang lebar.

Ia juga meminta, agar seluruh masyarakat Merauke khususnya ibu-ibu dan orang tua agar tetap tenang dan jangan mau terpengaruh apalagi terprovokasi dan terhasut terkait dengan issue tersebut.

Jaga keamanan dan ketertiban serta ketentraman agar situsi selalu kondusif. (Fai)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.