Mensukseskan TMMD Reguler Tegal, Kades Jatimulya Kayuh Becak Lima Kilometer Lebih

Tegal – Adalah Ahmad Zaeni (49) Kepala Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Pimpinan masyarakat yang terpilih dalam Pilkades Oktober 2017 dengan mengalahkan 4 calon lainnya termasuk petahana dan satu incumbent.

Mendapatkan 1.200 suara dengan lawan terdekatnya hanya 800 suara dari kurang lebih 7.500 DPT (Daftar Pemilih Tetap). Dilantik 18 Desember 2017 untuk masa bakti 2017-2023. Berangkat dari seorang tukang becak berpenghasilan tak menentu, istrinya Karniti (40) Ketua PKK, dulunya hanya sebagai penjaga toko Sembako saudaranya dengan upah 10 ribu rupiah per harinya.

Dibeberkannya kepada Serma Aan Setyawan, anggota jurnalis TMMD Reguler 105 Tegal bahwa, sudah 16 tahun mengayuh becak dengan penghasilan kurang lebih 20 ribu rupiah sehari. Sebagai tambahan bekerja sebagai buruh bongkar muat selama 6 tahun dengan upah 50 ribu rupiah untuk membongkar 2 unit truk muatan.

“Saya sebelumnya orang biasa Mas Aan dan dicalonkan oleh masyarakat, walau saya sebenarnya pesimis karena orang tidak mampu,” ucap ayah 3 orang anak, yang kini telah mengantarkan putra sulungnya Zaenal Mutaqin (26) sebagai sarjana lulusan STKIP Kusuma Negara, Jakarta Timur 2017 silam.

Kades tersebut terkenal sangat dekat dengan semua lini masyarakat karena beranjak dari orang lapangan. Hadirnya TMMD Reguler di desanya, merupakan prestasi yang membanggakan bagi Kecamatan Suradadi. Banyak desa-desa lainnya di 22 Kecamatan wilayah Kabupaten/Kota Tegal, menginginkan pembangunan lintas sektoral dengan swakelola atau pelaksana teknis Kodim 0712 Tegal.

Untuk itulah, dirinya all out mengerahkan seluruh potensi yang ada termasuk pengerahan warganya untuk membantu Satgas TMMD secara bergilir. Namun kenyataan di lapangan, terkadang melebihi ekspektasinya yang hanya ditargetkan 50 orang/hari.

“Saya berterima kasih kepada TNI khususnya Pak Dandim dan Pemerintah serta seluruh pihak yang telah membangun desa kami. Juga kepada masyarakat khususnya ibu-ibu yang sangat proaktif membantu TNI,” imbuhnya mengapresiasi, Sabtu (3/8/2019).

Terlihat Ahmad Zaeni mengantar Nurohim (53) warga Dukuh Wanasari, Jatimulya, membawa ikan dan kue pulang-pergi dari desa ke Pasar Suradadi, berjarak 5,2 kilometer 10 menit. Belanjaan akan dimasak sebagai konsumsi anggota Satgas TMMD dan masyarakat di pekerjaan rehab 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang sedang berjalan bantuan dari CSR Bank BRI. (Aan)

“Ini adalah salah satu rute saya dulu menarik becak Mas, sekalian olah raga juga untuk mensukseskan TMMD di desa kami,” pungkasnya. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.