Menkeu Tunda DAU 169 Daerah, Untuk Pengendalian APBN

Menkeu RI Sri Mulyani
Menkeu RI Sri Mulyani

NusantaraTerkini.Com – Pemerintah Pusat akan menunda penyaluran sebagian Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2016 untuk 169 daerah. Termasuk Provinsi Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong dan Mukomuko.

Total besaran DAU yang ditunda penyalurannya mencapai hampir Rp 19,42 triliun atau tepatnya Rp 19.418.975.064.500,00.

Keputusan penundaan penyaluran DAU tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.07/2016 tentang Penundaan Penyaluran Sebagian Dana Alokasi Umum Tahun Anggaran 2016.

Peraturan tersebut ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 16 Agustus 2016 dan berlaku mulai tanggal yang sama.

Penentuan daerah dan besaran penundaan penyaluran sebagian DAU didasarkan pada tiga kriteria. Pertama, perkiraan kapasitas fiskal daerah. Kedua, kebutuhan belanja daerah. Ketiga, posisi saldo kas di daerah pada akhir tahun 2016, yang dikategorikan menjadi sangat tinggi, tinggi, cukup tinggi dan sedang.

Penundaan penyaluran sebagian DAU ini sendiri dilakukan dalam rangka pengendalian pelaksanaan APBN tahun 2016. Jika realisasi penerimaan negara mencukupi, nantinya, DAU yang ditunda penyalurannya tersebut dapat disalurkan kembali pada tahun 2016, sebelum akhir tahun anggaran.

Namun, jika belum dapat disalurkan tahun ini, penyaluran kembali DAU tersebut akan dilakukan pada tahun selanjutnya, dengan memperhitungkan kemampuan keuangan negara. [NT/Sumber: Kemenkeu.go.id]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.