Menagih Janji Dinas Perkim, LKPK Provinsi Sumsel Geruduk Kantor Bupati Empat Lawang

EMPAT LAWANG Nusantaraterkini.com – Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama dengan masyarakat melakukan aksi damai didepan kantor Bupati guna untuk menagih janji Pemerintah untuk memperbaiki jaringan Saluran Persediaan Air Minum (SPAM) yang berada di Desa Tanjung Baru Kecamatan Pendopo.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi massa aksi damai ini berjumlah kurang lebih 25 orang, dengan menuntut janji pihak Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Empat Lawang. bahwa pihak dinas sendiri berjanji pada saat audiensi tanggal 2 Maret lalu, akan turun untuk mengkroscek langsung pekerjaan tersebut.

Ketua LKPK Dirwaster Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ali Mu’ap menyampaikan orasi tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang tentang janji mereka pada saat audiensi di kantor dinas PUPR pada awal bulan Maret lalu.

“Kami disini mewakili masyarakat Desa Tanjung Baru, menyampaikan aspirasi rakyat, terkait pembangunan SPAM yang sampai hari ini tidak ada airnya. kami kesini sengaja menagih janji Kepala Dinas Perkim pada saat audiensi bulan Maret lalu, ingin mengcrosceknya dan memperbaiki saluran-saluran SPAM yang rusak. namun pada kenyataanya sampai hari ini belum ada langkah-langkah mereka untuk memperbaikinya,” sampainya pada saat orasi di depan kantor Bupati, Kamis (1/4/2021).

Ia Pun berharap kepada Pemkab Empat Lawang untuk segera memperbaiki SPAM tersebut, agar warga masyarakat dapat menikmati air bersih. Tidak ada alasan lagi pemerintah tidak mau memperbaiki ini, karena pembangunan ini menggunakan uang rakyat.

“Kita peduli dengan rakyat. Kepada Dinas Perkim kami berharap agar segera memperbaiki SPAM tersebut, agar masyarakat bisa menikmati air bersih. Kita hargai kinerja Bupati, ini bukan salah Dia (Bupati,red) tapi ini adalah kesalahan salah oknum yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. (Ardi)

 

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.