Media Internasional Jadikan Kerusuhan 22 Mei di Jakarta Headline

Loading...

JAKARTA – Kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei di Jakarta, menjadi sorotan beberapa media internasional. Pada halaman utama media asing, kerusuhan Sejak Rabu (22/5/2019) dini hari hingga berlanjut malam hari menuju ke Kamis (23/5/2019) dini hari aksi kerusuhan menjadi headline.

Salah satu media internasional itu ialah media The Guardian. Berita tersebut berjudul “Jakarta riots: Indonesian president says he will not tolerate threats to unity”.

Media The Guardian

“Di siang hari, protes Rabu di Jakarta Pusat berlangsung damai, dengan para pendukung kandidat yang kalah, mantan jenderal pasukan khusus Prabowo Subianto, menyerukan penyelidikan dan mengibarkan bendera Islam dan Indonesia. Beberapa memegang bunga dan tanda mengecam kematian enam pemrotes malam sebelumnya.

“Kami damai, tidak berkhianat,” kata Rusli, 46, seorang warga Jakarta, yang menghadiri rapat umum tersebut. “Data pemungutan suara telah dimanipulasi dan hak suara kami telah berkurang. Kami menginginkan keadilan,” tulis The Guardian pada kutipan beritanya.

Media The Guardian

Tak hanya itu, media The Guardian juga membuat berita akibat kerusuhan yang menewaskan sejumlah massa. Pada judul berita, The Guardian menuliskan Indonesia riots: six dead after protesters clash with troops over election result”. “Kerusuhan Indonesia: enam tewas setelah pemrotes bentrok dengan pasukan terkait hasil pemilihan,” tulisnya.

Selain itu media The Guardian, The Straits Times juga menuliskan berita terkait kerusuhan yang terjadi di Jakarta. 

Pada judul berita, The Straits Times membuat judul “6 killed, 200 injured in Jakarta election protests that police say are ‘by design’.

Media The Straits Times

“Enam orang tewas dan 200 lainnya cedera dalam kerusuhan di ibukota Indonesia pada Rabu (22 Mei) pagi yang menurut pihak berwenang adalah” sebuah acara dengan desain “. Berbicara kepada media di markas besar Kepolisian Nasional, Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan 58 “provokator” di balik kekerasan telah ditangkap,” tulis The Straits Times pada Lead berita.

Loading...
Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.