Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Mayat Tanpa Telinga Sebelah Ditemukan Mengambang di Sungai

Loading...

Jember- Penemuan sesosok mayat disungai dengan kondisi tubuh penuh luka-luka
serta tanpa adanya daun telinga sebelah kanan, gegerkan warga Dusun Karanganyar Desa Karangrejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember.

Peristiwa penemuan mayat yang terjadi pada Selasa Pagi (29/9) sekitar pukul 08.00 WIB tersebut, diketahui mengapung di sungai bondoyudo, tepatnya 300 meter ke selatan Jembatan Panto.

Korban kemudian diketahui bernama Kastori adalah warga Dusun Karanganyar RT.01, RW.01, rumahnya tidak jauh dari tempat dimana jasadnya ditemukan.Jasad pria berumur 50 tahun ini sehari-hari bekerja sebagai pelayan toko bangunan.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang membuang sampah di sungai.Saat ditemukan posisi mayat korban tertelungkup, tangan menyilang seperti mendekap sesuatu didada, memakai celana warna hitam dan kaos warna biru.

Alfan Ali Fanani salah satu warga yang ikut membantu mengevakuasi jasad korban bersama petugas kepolisian mengaku, jika Ia melihat telinga bagian kanan pada jasad Kastori hilang dan juga terdapat luka-luka di tangan, kaki, wajah serta kepala mengeluarkan darah.

Sementara menurut keterangan anak korban bernama Moh.Zaky, ayahnya tidak mempunyai riwayat penyakit.Selama ini keseharian ayahnya bekerja di salah satu toko bangunan di Gumukmas.Katanya, sebelum berangkat bekerja juga tidak mengeluh sakit.

Kemarin siang, lanjut Zaky, sebelum ditemukan meninggal, pemilik toko bangunan tempat ayahnya bekerja mengatakan pada dirinya, jika sang ayah mengaku mengeluh sakit perut.Kemudian disuruh pulang sambil diberi uang untuk beli obat, namun ternyata sang ayah tidak ada pulang ke rumah.

Biasanya menjelang istirahat siang, jelas Zaky, ayahnya selalu pulang untuk makan.Namun nyatanya kemarin tidak ada pulang kerumah.Karena curiga hingga sore sampai waktu malam tidak kunjung kembali kerumah, Zaky memutuskan untuk mencari keberadaan ayahnya di beberapa tempat rumah saudara, namun hasilnya nihil.

“Hingga kemudian pada pagi hari ini saya mendengar kabar jika ayah meninggal dunia di sungai,” ujar Zaky.

Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Amin Sahril menyampaikan, usai pihaknya mendapati laporan penemuan mayat tersebut, langsung melakukan datang ke lokasi dan segera mengevakuasi korban serta melakukan Visum luar, karena adanya indikasi luka-luka pada tubuh korban.

“Kita tidak tahu lukanya disebabkan oleh arus air atau luka sebelumnya sudah terjadi luka.Makanya rencana jenazah ini akan kita bawa ke RS dr. Subandi untuk kita lakukan autopsi, ” kata mantan penyidik di Polda Metro Jakarta.

Amin membenarkan adanya luka korban di pergelangan tangan dan kaki sebelah kanan dan kiri, selain itu luka di wajah serta kepala berdarah.Ia juga menyebut telinga sebelah kanan juga hilang.

“Sebelum jenazah dibawa ke RS. Subandi guna kepentingan autopsi, pihak keluarga sempat menolak, sebab mereka ingin jenazah langsung dikubur saja, ” lanjut Amin.

Jika tidak dilakukan autopsi, Amin khawatir nanti ada unsur kejadian tindak pidana.

“Tadi dari keluarga sempat menolak, tapi kita sudah memberikan penjelasan pada mereka dan akhirnya pihak keluarga mau menuruti keinginan kami, ” ujarnya.

Hingga saat ini polisi masih belum mengetahui secara pasti fakta dibalik penemuan mayat yang diketahui terdapat banyak luka di badan.Karena menunggu hasil autopsi keluar serta pemeriksaan saksi-saksi maupun bukti yang ada telah rampung. (Tahrir)

Rekomendasi

1 Komen
  1. Lukman Febri berkata

    Thanks infonya Min

Ruangan komen telah ditutup.