Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Maling, Pengangguran dan Tukang Pangkas Rambut Diciduk Polres Pringsewu

Loading...

Pringsewu – Kurang dari satu jam dua Pelaku Pencurian yang beraksi disiang bolong di Pringsewu berhasil ditangkap Polres Pringsewu sedangkan satu pelaku masih buron.

Kedua pelaku yakni HD (35) pengangguran dan RR (27) tukang pangkas rambut warga taman sari kecamatan Gedong tataan kabupaten Pesawaran ditangkap beberapa saat setelah melakukan aksi pencurian sedangkan satu pelaku yang masih diburu berinisial JM (35).

Menurut Kasat reskrim AKP Sahril Paison SH. MH mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, sik mengatakan Kedua pelaku berhasil dilakukan penangkapan oleh personil Polres pringsewu dan warga saat dalam perjalan pulang dari melakukan aksi pencurian tepatnya di depan mall Candra pringsewu pada Senin (02/03/2020) pukul 14.25 wib.

“Pelaku yang berjumlah tiga orang melakukan pencurian didua lokasi berbeda yang pertama melakukan pencurian pakaian jadi berupa lima potong jaket dan sembilan potong kaos di toko baju Herman Jaket Yang berlokasi di Jl Jend Sudirman Pringsewu samping Loket DAMRI dan yang kedua melakukan pencurian satu unit salon pasif merk HQ warna hitam ditoko Raja Audio Yang berlokasi di jalan KH Gholib Pringsewu,” katanya.

Dikatakannya, Pada saat melakukan pencurian ketiga pelaku menggunakan kendaraan roda empat Toyota Avanza be 1085 RV dan yang bertugas sebagi eksekutor pengambil barang adalah pelaku HD, pelaku RR menunggu sambil mengawasi situasi dan pelaku JM Sebagai pengemudi dan menunggu didalam kendaraan.

“Modus pelaku saat melakukan pencurian awalnya pura pura memilih barang setelah penjaga toko lengah maka pelaku mengambil barang dan langsung memasukan barang hasil curian kedalam mobil lalu langsung pergi,” jelasnya.

Lanjutnya, Akibat pencurian tersebut Herman ( 34) selaku pemilik toko Herman jaket mengalami kerugian 600 ribu sedangkan Hadi Prayogo (50) selaku pemilik toko Raja Audio mengalami kerugian 2,5 juta.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. (Davit)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.