Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Launching Kampung Tangguh Bencana, Bupati Blitar : Melestarikan Budaya Gotong Royong

Loading...

BLITAR – Bupati Blitar Drs H Rijanto MM bersama bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaunching Kampung Tangguh Bencana di Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Beru Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Rabu (27/05/2020).

“Saya bersama Wakil Bupati, Kapolres, Dandim dan sejumlah OPD datang ke Kecamatan Wlingi tepatnya di Kelurahan Beru untuk mengadakan launching kampung tangguh bencana, alhamdulillah semua bagus dan sangat baik, ini sesuai arahan dari Kapolda yakni semua desa di Jawa Timur supaya membentuk kampung tangguh bencana,” jelas Bupati Rijanto disela-sela kegiatan.

Sambung Rijanto mengatakan, karena menghadapi situasi seperti ini, kalau tidak ada gerakan atau gotong royong bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat tentunya apa yang dihadapi maka sulit untuk kita selesaikan.

“Dengan adanya kampung tangguh bencana, maka kebersamaan dan gotong royong akan terbangun dengan baik, harapan kita akan semua akan bisa teratasi,” kata Bupati.

Diakuinya, di Kabupaten Blitar program itu sebenarnya sudah lama diadakan, tinggal melegalkan, melembagakan dan menambahkan kekurangan-kekurangan.

“Kapolres bersama kita melaunching kampung tangguh bencana dilanjutkan dengan meninjau beberapa kegiatan, kampung tangguh bencana tadi bagus, seperti dibeberapa rumah warga ada program ketahanan pangan juga ada, kesehatan dan keamanan juga ada,” tandas Bupati Rijanto.

Dalam kesempatan itu, Bupati Blitar juga menyampaikan terima kasih kepada kepala kelurahan, bhabinsa, bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat, jika semua bergerak bersama-sama dengan semua lembaga yang ada didesa/kelurahan maka semua akan baik sekali.

“Semua desa/kelurahan di Kabupaten Blitar sudah ada kampung tangguh bencana, tetapi ada yang sudah sempurna juga ada yang belum, tinggal yang belum lengkap ditambah, karena program itu adalah untuk melestarikan budaya gotong royong, karena dalam situasi seperti ini gotong royong harus dikedepankan,” pungkas Bupati. (Kmf/Adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.