Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Lama Tak Terdengar, Kini Cerutu Polres Jember Kembali Hadir Temui Warga

Loading...

Jember- Cerutu atau Cangkruk’an Bermutu adalah program lanjutan dari Kapolres Jember sebelumnya, yang hingga kini masih tetap eksis terus berjalan, sebab masyarakat telah merasakan manfaatnya.

Cerutu adalah sebuah acara tatap muka antara Kapolres Jember beserta jajaran dengan masyarakat secara langsung, yang dikemas dalam suasana obrolan santai namun serius.

Sambil menikmati hidangan makanan dan minuman, acara ini membahas berbagai macam permasalahan yang muncul di tengah masyarakat maupun terkait pelayanan di kepolisian.

Karena Covid-19 melanda dunia, Cerutu terkena imbas juga. Kegiatan yang sudah berjalan tahunan ini terasa lama tidak terdengar kegiatanya dan kini mulai dilaksanakan kembali.

Seperti acara Cerutu yang digelar di Pendopo Kantor Desa Bagorejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember pada Rabu siang (9/9) Kapolres Jember AKBP.Aris Supriyono datang bersama jajarannya, kembali menemui masyarakat.Tampak hadir antara lain, Muspika serta seluruh Kepala Desa di Kecamatan Gumukmas, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, dari Ormas NU, Fatayat, Muslimat
, Muhammadiyah,pengusaha serta penyelenggara pemilu kecamatan serta elemen masyarakat lainya.

Kepada para undangan yang hadir, Aris menyampaikan, dalam Cerutu hari ini tentunya Ia ingin menyerap berbagai saran maupun masukan dari para undangan yang hadir terutama terkait dengan keamanan dan ketertiban Jember di masa pandemi serta menghadapi pilkada yang proses tahapan sedang berjalan.

“Kegiatan ini kami harapkan bisa mendengar apa yang menjadi keluh kesah masyarakat kita sehingga kami yang diberikan amanah untuk memimpin kepolisian di jember untuk sementara ini bisa mendengarkan langsung kekurangan dalam pelayanan terkait tupoksi kami, maka untuk itu kami hadir di sini, ” tutur Aris.

Sekarang ini, terang Aris, Jember sedang melaksanakan tahapan pilkada, oleh karenanya Ia menghimbau, berbeda boleh namun persatuan tetap dijaga.

“Untuk mendapatkan seorang pemimpin yang baik seharusnya Pilkada ini berjalan dengan sehat, ” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, salah satu undangan menyampaikan uneg-unegnya seputar kelangkaan pupuk subsidi.Katanya, petani Jember saat ini kesulitan untuk mendapatkan pupuk dan jika dibiarkan tidak segera diatasi, bisa jadi akan menimbulkan kerawanan keamanan.

Aris menjelaskan, sebenarnya tahun ini ada penambahan sesuai dengan kekurangan petani.Dia mengungkapkan, temuan dilapangan memang terdapat kendala-kendala masalah pendistribusian pupuk subsidi tidak lancar.

Atas hal ini, dirinya bersama Dandim Jember telah menjembatani petani dengan mempertemukan Bupati Faida dan Dinas Pertanian.

“Kami telah mengantarkan para petani untuk menemui bupati agar bupati memberikan penekanan kepada gubernur agar secepatnya mengatasi kelangkaan pupuk yang ada di jember, ” katanya.

Keberhasilan Polres Jember dalam pengungkapan kasus besar, seperti pengungkapan jutaan Okerbaya, pengungkapan pembunuhan seperti di puger beberapa bulan yang lalu dan lain-lain, Aris menyatakan, pada prinsipnya itu bukan sebuah prestasi namun itu sebuah kewajiban sebagai aparat penegak hukum.

“Kita berharap semua kasus-kasus yang belum terungkap mudah-mudahan segera terungkap dan apa yang menjadi hambatan di tengah-tengah masyarakat bisa terjawab dan masyarakat Jember benar-benar kondusif sesuai dengan harapan bersama, ” tegas Aris. (Tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.