Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Lagi, PLN Gunung Tua Perbaiki 4 Tiang Listrik

Loading...

Padang Lawas Utara – PLN Gunung Tua kembali melakukan perbaikan. Kali ini, perbaikan tiang listrik yang rusak akibat ditabrak Bus Berlian Baru yang mengalami kecelakaan di wilayah Paranginan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara.

Manajer PLN Gunung Tua, Ahmad Dayrobi mengatakan, sebanyak empat tiang listrik rusak dan miring akibat benturan bus yang mengalami kecelakaan tunggal tersebut.

“Lokasi terbaliknya bus Berlian Baru itu berada di posisi tiang listrik. Akibatnya, kabel listrik merentang dan mengakibatkan tiga tiang mengalami kemiringan,” ungkapnya, Jum’at (10/7)

Kata Manajer PLN, petugas teknisi yang melakukan perbaikan di lapangan yaitu tim dari PT Raihan dengan menggunakan mobil crane.

Sementara itu, Direktur PT Raihan, Parada Siregar mengungkapkan, pihaknya sudah memperbaiki 4 tiang listrik yang rusak dan miring akibat benturan bus yang kecelakaan tersebut.

“Sudah kita lakukan perbaikan. Tidak ada kendala di lapangan. Kita menggunakan mobil crane, dan pemasangan tiang juga sudah kembali sesuai standar,” kata Parada. 

Tambahnya, perbaikan dilakukan secepat mungkin agar masyarakat tidak terganggu akibat padamnya lampu. “Kita terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. 

Terpisah, Mahyuddin Tanjung, salah seorang warga di sekitaran Paranginan menyampaikan terima kasih atas kesigapan PLN Gunung Tua memperbaiki listrik yang rusak itu. 

Katanya, dari empat tiang listrik yang rusak itu, dua tiang diganti baru, dan posisinya dipindahkan tidak jauh dari posisi tiang yang lama.

Sebelumnya, diduga hilang kendali. Bus Berlian Baru nopol BK 1791 TK tujuan Pematang Siantar-Riau mengalami kecelakaan tunggal di KM 02-03 wilayah Paranginan, Gunung Tua. Akibatnya, sebanyak 8 orang penumpang bus itu mengalami luka-luka, dan sempat dirawat di RSUD Gunung Tua. (Ril/AYH)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.