Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Kuasa Hukum Liverman Nazara : Pemecatan Oleh Sekolah Tidak Prosedural

Loading...

Nias Utara – Pemecatan terhadap Liverman Nazara siswa SMK Negeri I Lotu, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Kuasa Hukum sebut tidak sesuai prosedur. 

“Guru itu memiliki tugas membimbing, membina dan merubah karakter anak didik, bukan menindak apalagi memecat” Sebut Analisman Zalukhu, SH selaku kuasa hukum Liverman Nazara kepada wartawan di Kantornya, Jalan Yos Sudarso, Kota Gunungsitoli, Kamis (15/8).

Dijelaskan Analisman, atas peristiwa ini, Kepala Cabang (Kacab) Gunungsitoli Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Drs. Gatimbowo Lase, MM mengundang para pihak dan mengundang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nias Utara bidang Pendidikan (Komisi B) untuk menyampaikan klarifikasi atas pemecatan tersebut, di Gedung SMK N I Lotu hari Sabtu lalu. 

Pada pertemuan tersebut, pihak sekolah menyampaikan penjelasan bahwa pemecatan tersebut telah sesuai prosedur, sementara, dari pengakuan orang tua siswa, bahwa pihaknya tidak pernah menerima surat panggilan sebelum terjadinya pemecatan dan hal tersebut diakui guru wali kelas Liverman bahwa surat itu belum disampaikan kepada orang tua siswa dengan alasan tidak sempat.

Menurut Analisman, tindakan yang diberikan kepada siswa adalah hal berlebihan. 

“Miris memang, hampir seluruh guru dan termasuk Kepala Sekolah membuat pernyataan bahwa Liverman ditolak jika kembali bersekolah di SMK N I Lotu dengan alasan, marwah sekolah dan wibawa para guru seakan tidak ada. Ini merupakan perbuatan diskriminatif dan mencoreng dunia pendidikan, kemudian kita menilai bahwa tindakan pemecatan sepihak yang dilakukan pihak sekolah terhadap peserta didik atas nama Liverman Nazara, jelas-jelas menyalahi prosedur dan tidak tertib administrasi karena dalam surat tersebut tidak diketahui oleh Cabang Dinas Pendidikan juga Komite Sekolah tidak dilibatkan dalam mengambil keputusan” Ujar Analisman.

Sementara, Dewan Pendidikan Nias Utara yang diwakili Dalifati Ziliwu berpendapat bahwa untuk menyelamatkan siswa dimaksud sebaiknya pindah di sekolah lain, sebab para guru akan tidak nyaman jika siswa dipertahankan bersekolah di SMK Negeri I Lotu.  

Hal yang sama juga dikatakan Kacabdisdik Gunungsitoli, bahwa solusi terbaik adalah pindah ke sekolah lain dan akan difasilitasi nantinya jika orang tua bersedia.(aza)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.