Kota Tegal, Inovasi Solusi Penanganan Sampah Nasional

Tegal – Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang dihadapi seluruh dunia hingga saat ini, berbagai solusi dan upaya dalam menanggulangi sampah terus dilakukan, terlebih lagi sampah plastik yang bercampur dengan sampah rumahan atau organik 

Kondisi ini terus dan terjadi di hampir setiap wilayah, sepertihalnya di Kota Tegal Jawa Tengah, bahkan guna mengurangi hal tersebut, pemerintah Kota Tegal berupaya melakukan berbagai inovasi dalam menanggulangi permasalahan tersebut yakni diantaranya melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan PT. Kemasan Cipta Prima Grup Jl. Tugu Industri IV/15KIT Kawasan Industri Wijaya Kusuma, Surabaya

Dengan adanya mesin Predator yang dihibahkan oleh PT. Kemasan Grup kepada Pemerintah Kota Tegal diharapkan menjadi solusi dalam menanggulangi sampah, artinya 250 Ton sampah perhari yang ada di Kota Tegal akan segera di Kelola dan diharapkan keberhasilan pengolahaannya tersebut dapat diterapkan keseluruh wilayah di Indonesia.

Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi ST.MM saat Kunjungan di PT Barata Indonesia (persero) Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Rabu (9/12/2020) selain melihat langsung alat pengolahan sampah yang baru tiba berharap Kota Tegal nantinya dapat menjadi barometer wilayah lain khususnya dalam menangani polemik permasalahan sampah serta mampu menjadi solusi Nasional.

Untuk diketahui, Produk Mesin Predator Sampah yang mengelola sampah menjadi briket akan dimanfaatkan untuk bahan bakar pengganti fosil di pabrik yang khusus memproduksi styrofoam untuk kemasan dan dengan diimplementasikannya Mesin Predator Sampah tersebut dapat menjadi solusi sampah secara total dengan 3R yakni recycle, reuse, dan reduce.

Menurut Muhamad Jumadi ST MM saat melakukan peninjauan berharap bahwa hasil pengolahan nanti dapat di menjadi peluang oleh pemerintah daerah yang lain, artinya mari sama-sama kita membangun Indonesia dari hal yang paling orang selama ini pikirkan kumuh, jelek, tidak bersih mengenai sampah.

Dan kita sama-sama selesaikan dari orang yang tidak pikirkan, bahwa sebenarnya awalnya tidak ada sampah, kita yang menciptakan sampah makanya kita kembali mengolah sampah agar tidak ada sampah lagi, jadi bisa bermanfaat untuk apapun,” jelasnya

Lebih lanjut Dirinya menambahkan, Sejatinya Pemerintah Pusat Pemerintah Daerah, dan pengusaha bekerjasama fokus dalam mencari solusi sehingga kedepan tidak akan ada lagi sampah yang menjadi momok bagi bangsa ini.

Solusi penanganan sampah merupakan yang pertama di lakukan di Kota Tegal dan sebagai pilot project dengan merangkai kemitraan dengan beberapa perusahaan besar yakni PT Kemasan Group, Adupi dan Inaplas serta lainnya, untuk itu semua dipersiapkan dengan matang agar hasilnya nanti dapat di implentasikan ke wilayah lain (Cn/Tim)

Rekomendasi
Loading...

Ruangan komen telah ditutup.