Terbit : 9 September, 2019 - Jam : 14:18

Koramil 01/Batang Toru Turun ke Rumah Warga Tak Mampu Buat Jamban

Loading...

Tapanuli Selatan – Setiap rumah haruslah memiliki jamban. Dimana fungsi jamban tersebut sebagai pengisolasi tinja dari lingkungan. Warga yang tidak mempunyai jamban biasanya buang air besar ke sungai dan ada juga memanfaatkan kamar mandi rumah ibadah seperti mesjid, seperti di Dusun Lopo Torop, Desa Sumuran, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, ada beberapa rumah warga yang kurang mampu tidak memiliki jamban selama ini.

Beruntung saat ini ada gerakan sejuta jamban karya TNI, sehingga rumah-rumah warga yang belum memiliki jamban. Koramil 01/Batang Toru, Kodim 0212/TS, melalui Babinsanya turun membuatkan jamban ke rumah-rumah warga yang kurang mampu tersebut.

“Gerakan sejuta jamban karya TNI ini, tujuannya membantu serta mengatasi kesulitan warga yang belum memiliki jamban, agar tercipta lingkungan sehat, bersih dan nyaman,” terang Danramil 01/Batang Toru, Kapten INF B. Hutabarat, Senin (9/9).

Walaupun hanya dengan bahan seadanya dalam membuat jamban tersebut, Kapten INF B. Hutabarat mengatakan, sudah ada upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan.

Dengan menggunakan bahan seadanya, masyarakat juga akan tahu membangun jamban tidak harus dengan bangunan permanen yang membutuhkan biaya yang besar, tapi bisa menggunakan peralatan yang sederhana seperti papan bekas,

“Dengan pembuatan jamban itu, mudah-mudahan dapat memberikan contoh bagi masyarakat lainnya. Agar berprilaku hidup sehat dengan tidak buang air besar (BAB) disembarang tempat,” ujarnya.

Kegiatan Koramil 01/Batang Toru yang dilaksanakan oleh Babinsa tersebut mendapat tanggapan yang baik dari warga, mereka sangat bersyukur dan berterimakasih karena sudah mendapatkan bantuan berupa jambannisasi yang di buat oleh Babinsa.

“Dengan adanya gerakan sejuta jamban karya TNI ini. Kami sangat berterimakasih atas bantuan dari Koramil 01/Batang Toru. Sekarang rumah kami sudah memiliki jamban dan tidak bersusah payah lagi kesungai,” tutur Ucok salah satu warga. (Idham Siregar)

Loading...
Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.