Kontraktor Pelaksana Pembangunan Jembatan Dawuhan Blitar Pastikan Proyek Tidak Molor Lagi

Blitar – Kontraktor pelaksana pembangunan jembatan di Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar memastikan proyek tidak molor lagi dan selesai tepat waktu dari perpanjangan yang sudah diberikan.

“Dari progres yang belum diselesaikan tinggal 20 persen. Pasalnya, pekerjaan yang paling berat yakni anggunan sudah terselesaikan,” kata Asisten pelaksana Supriono saat dikonfirmasi awak media, Jumat (19/01).

Guna mempercepat pelaksanaan lanjutan, pihaknya juga telah mendatangkan alat-alat berat dari PT WIKA untuk mobilisasi pemasangan Girder.

“Mulai hari ini sudah datang, lalu di setting untuk pemasangan Girder. Mudah-mudahan Minggu ini selesai, kemudian tinggal finishing,” ungkapnya.

Percepatan penyelesaian pembangunan Jembatan Dawuhan ini juga dipastikan selesai oleh Anggit Candra selaku konsultan pengawas (CV Adhirajasa Ciptana Engineering). Ia pun optimis selesai setelah pemasang Girder sambil menunggu umur pemasang Girder, nanti kita bisa mengejar proges pemasangan batu.

Menurutnya, untuk mengejar proges kita instruksikan penambahan pekerja yang sebentar lagi datang, juga material jangan sampai putus.

Proyek senilai Rp7 miliar lebih ini seharusnya rampung pada 22 Desember 2023 lalu. Kemudian pihak kontraktor mengajukan penambahan waktu hingga 10 Februari 2024.

Sementara Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Berttyanto mengatakan, alasan perpanjangan waktu itu diberikan karena faktor lokasi yang sulit dikerjakan.

Ia menambahkan, meski telah diberikan perpanjangan waktu, sesuai aturan, kontraktor tetap dikenakan sanksi denda keterlambatan.

“Yang jelas ada adendum yang telah disepakati antara Pelaksana, Konsultan Pengawas dan dinas. Selain itu, kontraktor juga dikenakan denda keterlambatan,” imbuhnya. (rd)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.