Komisi A DPRD Jember Dorong Terbentuknya Perda Tentang Aset Desa

Jember- Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Jember Tabroni meminta kepada Bupati Jember terpilih, agar nanti dalam menjalankan amanah rakyat serius memberikan perhatian penuh terhadap aset desa, yang mana selama ini pengelolaanya banyak menimbulkan persoalan dan konflik di tengah masyarakat. Senin, (04/01/21) .

Menurut Tabroni, hal ini perlu Ia sampaikan guna mendorong terbentuknya Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur secara teknis dan detail tentang pengelolaan aset desa. Sehingga pemerintah desa dalam mengelola aset desa tidak lagi terjadi multi tafsir.

“Kita tidak menginginkan tafsir-tafsir sendiri di pemerintahan desa terhadap aset desa ini. Jadi ada tafsir tunggal yang ini kita dorong agar mengaturnya secara lebih teknis dan detail, apakah bentuknya lelang atau Appraisal, ” kata Tabroni.

Tabroni menyebutkan, di jember ada sekitar 200 lebih desa, setiap desa mempunyai aset desa atau TKD. Katanya, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan konflik atau pertentangan di internal desa, takala tidak ada aturan yang benar-benar mengatur cara pengelolaan aset desa secara detail dan teknis.

“Karena aset desa banyak tidak hanya tanah saja, artinya dibentuk dibuat yang menghasilkan suatu regulasi jelas, ” sebutnya.

Tabroni menambahkan, memang selama ini pengelolaan aset desa di Jember sudah mengacu Permendagri nomor 01 tahun 2016, yang menyebutkan aset desa itu bisa dikerja samakan, bisa disewakan atau bangun guna serah.

Namun regulasi yang ada masih belum cukup, karena di Permendagri tersebut tidak mengatur secara teknis dan detail.

“Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk memanfaatkan aset desanya. Kalau sewa bagaimana caranya, kerja sama bagaimana cara nya, di Permendagri gak diatur secara detail, ” imbuh Tabroni. (Tahrir)

Rekomendasi
Loading...

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.