Kolaborasi Dengan Wilayah, Lazisnu Cabang Kencong Salurkan Bantuan Modal Usaha Pedagang Keliling

Jember – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Cabang Kencong Kabupaten Jember, berkolaborasi dengan Lazisnu Wilayah Jawa Timur, menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada sejumlah pengusaha kecil, seperti pedagang cilot, sayur, sosis yang berdomisili di Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas.

Bantuan yang disalurkan melalui program Bina Desa Nusantara Lazisnu Wilayah Jawa Timur diutamakan bagi pedagang keliling yang berjualan menggunakan transportasi sepeda motor, sepeda ontel serta gerobak dorong. Kamis, (04/11/21).

Acara ini dihadiri Rois Syuriyah PCNU Kencong Ky Ahmad Laiq Atho’illah, Ketua MWCNU Gumukmas Gus Ali Kasmuri beserta jajarannya, Rois Syuriyah NU Ranting Mayangan beserta jajarannya, semua banom NU ranting mayangan, Muslimat, Fatayat Anshor Banser, KASI Kecamatan Gumukmas, PJ Desa Mayangan, para penerima bantuan serta para tamu undangan wilayah setempat.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Care Lazisnu Jawa Timur, Afif Amrullah dalam sambutanya menyampaikan, bantuan ini disalurkan melalui program Bina Desa Nusantara Lazisnu Jawa Timur untuk seluruh cabang sewilayah Jawa Timur akan mendapatkan program yang sama.

“Bantuan ini untuk memotivasi para penerima agar mengembangkan usahanya untuk menambah hasil pendapatannya” tutur tokoh muda NU yang akrab disapa Gus Afif di tengah kegiatan yang berlangsung di Pendopo Desa Mayangan.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lazisnu Cabang Kencong, Imam Syafi’i menjelaskan, menurut arahan pengurus wilayah, program Bina Desa Nusantara dimaksimalkan pada wilayah yang memiliki konflik aqidah dikalangan mayarakat yang dilatar belakangi oleh faktor perekonomian.

Selain itu, sambung Imam, program ini juga diberikan kepada para penerima yang tepat sasaran dan memang betul-betul membutuhkan uluran bantuan tersebut.

“Suksesnya kegiatan ini tidak terlepas dari koordinasi dan proaktifnya pengurus Lazisnu Ranting Mayangan, ” ungkap Ketua yang kesehariannya disapa Ustad Imam. (Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.