Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

KNPI Labuhanbatu Lakukan Advokasi, 7 Mahasiswa Bebas 2 Masih Proses

Loading...

Labuhanbatu, – Sempat diamankan Polres Labuhanbatu saat unjuk rasa Tolak UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020) kemarin di Kantor DPRD Labuhanbatu,  Akhirnya 7 dari 9 mahasiswa bebas, Jumat (9/10/2020) Sekira Pukul 16.00 WIB.

7 Mahasiswa tersebut bebas,  setelah Tim Advokasi KNPI Labuhanbatu bersama Rektor Univa Labuhanbatu serta sejumlah pimpinan organisasi mahasiswa melakukan komunikasi dengan Wakapolres Labuhanbatu.  Sedangkan 2 mahasiswa lagi, masih proses pengajuan penangguhan penahanan.

Sekretaris Caretaker KNPI Labuhanbatu Teddy Setiawan Dalimunthe mengatakan bahwa DPD KNPI Labuhanbatu siap melakukan pendampingan hukum kepada 2 mahasiswa yang masih diajukan proses penanguhan penahannya.

“kita sudah siapkan tim pendampingan hukum kepada 2 mahasiswa yang masih ditahan. Besok, kami bersama tim hukum kampus Univa dan ULB berencana akan melakukan pengajuan penanguhan penahanan kepada 2 mahasiswa yang masih ditahan,”ucapnya.

Sedangkan bagi mahasiswa yang telah dibebaskan, Teddy meminta agar tetap semangat dalam menyuarakan aspirasi rakyat.

“jangan patah semangat dalam menyuarakan aspirasi rakyat, karena mahasiswa dan pemuda adalah penyambung lidah rakyat,”pintanya.

Sementara itu,  7 Mahasiswa yang dibebaskan mengucapkan terimakasih kepada Tim Advokasi KNPI Labuhanbatu, Rektor Univa Labuhanbatu dan seluruh mahasiswa yang ikut menolak UU Cipta Kerja atas dukungan kepada mereka.

“kami ucapkan terimakasih, dan kami masih semangat untuk menolak UU Cipta Kerja dan menjegal sampai batal,” ucap mereka.

Adapun 7 Mahasiswa yang dibebaskan antara lain, Indra Gunawan, Reza Kurniawan, Kendi, Al fauzan, Edi Suprayogi,  Joko Prianto dan Alvin. Sedangkan 2 mahasiswa yang masih menunggu penangguhan penahanan yaitu Robi Romansyah Nasution (Mahasiswa Univa) dan Aulia Fahmi (Mahasiswa ULB).

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.