Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Klarifikasi Isuh Warga Terpapar Corona,  Tim Gugus Covid-19 Kaur Kunjungi Desa Pasar Baru

Loading...

Kaur – Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kaur hari ini mengunjungi kediaman Kades Pasar Baru Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur, pada kunjungan kali ini Tim Gugus merespon laporan dari masyarakat tentang isu miring tentang warganya, yang difitnah ada kontak dengan salah satu warga terpapar Covid-19, Rabu (3/6/2020).

Dalam penjelasannya kepada Tim Gugus, Kades Pasar Baru, Upik memaparkan kronologis yang ada, bahwasanya warganya yang bernama Ibu Kartini mendapatkan perlakuan diskriminatif dibeberapa masyarakat.

“Sebelumnya warga kami yaitu Ibu kami Kartini mendapatkan perlakuan diskriminatif dari beberapa kalangan masyarakat, beliau dihindari oleh beberapa warga, karena telah beredar isu beliau sempat ada kontak dengan salah satu warga terpapar Covid-19, dan didapat juga isu bahwa warga terpapar ini kontak dengan warganya saat bulan Ramadhan kemarin”. Kata Kades Pasar Baru.

Kades bercerita lagi, setelah ditelusuri semua isu dan bisa dibilang fitnah ini, ternyata isu yang beredar itu tidak benar, didapat informasi sebenarnya bahwa warga terpapar itu berbelanja ke pasar Inpres Bintuhan sebelum Bulan Suci Ramadhan, keterangan itu kami dapat dari beberapa warga yang berada di Pasar Inpres tersebut.

Ketua Tim Gugus, Ujang Syafiri, S.Pd, S.IP pun menjelaskan tentang riwayat warga terpapar ini, menurutnya warga terpapar ini dipastikan saat di isolasi di Mess Pemda tidak ada keluar.

“Kami pastikan saat di isolasi di mess pemda warga Terpapar ini tidak ada keluar, untuk diketahui beliau mulai dilakukan isolasi di mess pemda tanggal 13 April 2020, dan saat di isolasi di mess pemda beliau belum ada rilis bahwa beliau terpapar Covid-19 Positif, jadi bisa disimpulkan warga yang sempat bertemu beliau sebelum bulan Ramadhan bisa dibilang aman, dan polemik yang sempat beredar di medsos dan dimasyarakat itu tidak benar”. Ujar Ketua Tim Gugus.

Disisi lain, anak dari Ibu Kartini bernama Marlianto merasa dirugikan oleh polemik ataupun fitnah yang beredar selama ini.

“Kami merasa dirugikan oleh tudingan yang beredar dimasyarakat selama ini, kami minta nama baik keluarga kami dipulihkan, baik itu diumumkan di media dan diumumkan juga di Masjid”. Papar Anak korban.

Dikesempatan yang sama, Kasat Intelkam Polres Kaur yang termasuk didalam struktur Tim Gugus menjelaskan, agar sekiranya tidak ada lagi polemik yang beredar dimasyarakat tentang isu miring ini.

“Harapan kami setelah ini tidak ada lagi isu miring yang beredar dimasyarakat tentang perihal ini, saran kami untuk lebih baiknya lagi untuk terus memastikan kesehatan sang Ibu ini, ada baiknya diambil Rapid Tes, agar untuk lebih memperkuat lagi dan untuk selalu menjaga kesehatan sang Ibu ke depannya”. Kata Kasat Intelkam Polres Kaur, Iptu Tomson Sembiring, SH.

Himbaunya lagi, diharapkan kepada masyarakat agar jangan terlalu berlebihan menyikapi Covid-19 ini, karena Covid-19 ini bukanlah momok yang menakutkan, intinya ikuti protokol kesehatan dan himbauan dari pemerintah, mengingat Covid-19 ini mayoritas penderitanya sembuh total.

Berikut Riwayat Kesehatan Warga yang Terpapar Covid-19 Kecamatan Kaur Selatan yang disebut-sebut diatas :
1. Tanggal 13 April 2020 Di Isolasi Di Mess Pemda Bintuhan.
2. Tanggal 29 April 2020 hasil Swab PCR terkonfirmasi Negatif Covid-19.
3. Tanggal 5 Mei 2020 pengambilan kembali sampel Swab PCR.
4. Tanggal 12 Mei 2020 hasil Swab PCR terkonfirmasi Positif Covid-19.
(Ynd)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.