KKSB Di Papua Tembak Pesawat Dan Serang Warga, 3 Tewas 

Nusantara Terkini.Com,Jayapura-Sedikitnya 3 warga tewas dan 2 warga luka-luka akibat serangan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga Papua, Senin (25/6).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. AM Kamal kepada wartawan di Jayapura membenarkan kejadian tersebut.

Disampaikan, 3 korban yang meninggal telah dievakuasi ke polsek setempat dan 2 warga lainnya sedang dirawat di puskesmas Kenyam, Kabupaten Nduga.

“Kami sayangkan adanya penembakan kembali, padahal ini masa tenang Pilkada dan dalam siaga satu,”  jelasnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi menyampaikan,  sebelum menyerang warga, KKSB di Nduga melakukan penembakan terhadap Pesawat Trigana Air Twin Oter  PK YRU yang berangkat dari Wamena menuju Kenyam yang mengakibatkan Pilot atas nama Ahmad Abdillah Kamil (27) terkena serpihan peluru di bagian bahu dan kepala bagian belakang.

“Betul sekitar pukul 9. 45 WIT, Pesawat Trigana Air Twin Otter yang di awaki oleh Pilot Ahmad Abdillah Kamil dan Copilot Lenius Wonda dengan membawa anggota Sat Brimob sebanyak 15 orang yang akan bertugas melaksanakan pengamanan Pilkada di Kenya,  Nduga Papua  ditembaki beberapa kali saat tepat landing di bandara kenyam,” ujar Kapendam Senin siang.

Dikatakan, pada saat KKSB melarikan mereka menembak dan membacok masyarakat pedagang di sekitar Bandara mengakibatkan masyarakat 3 meninggal dan yang lainnya dirawat di Puskesmas.

“Situasi Bandara saat ini terkendali diamankan oleh Satuan pengaman TNI dari Yonif 755/Yalet gabungan dengan pihak kepolisian,” tambah Kapendam.

Untuk diketahui Kepolisian Papua masih menyelidiki kelompok KKSB mana yang melakukan penembakan.

Namun data sementara dari Kapendam Muh. Aidi  yang berhasil dihimpun mengatakan, penembakan tersebut diduga dilakukan KKSB Wilayah Mugi Ndugame Pimpinan Egunius Kogoya yang pernah melakukan perampasan senjata SS1 milik anggota Zipur 10 dan menembak mati pekerja jalan PT.PP Almahrum Vicko Sondakh yang sedang melaksanakan proyek jalan Trans Papua. (FN).

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.