Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Ketua Persit Korem 071 Wijaya Kusuma Dorong Persit Banyumas Berikan Edukasi Covid-19

Loading...

Banyumas – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Korem 071 Wijaya Kusuma, Ny. Dewi Dwi Lagan Safrudin (kacamata), juga mendorong Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0701 Banyumas, untuk ambil peran maksimal di TMMD Reguler 108 Banyumas, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah.

Menurutnya, mendukung segala bentuk pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara, merupakan kebanggaan dan juga kewajiban.

“Kita berikan motivasi kepada Ibu-ibu Persit Kodim Banyumas untuk mendukung tugas para suaminya yang sedang melaksanakan pembangunan di lokasi TMMD Reguler,” ucapnya saat melaksanakan kunjungan kerja di Kodim Banyumas bersama Danrem 071 Wijaya Kusuma, Kolonel Infanteri Dwi Lagan Safrudin, S.I.P, selaku PKP (Penanggungjawab Keberhasilan Pelaksana) TMMD. Kamis (16/7/2020).

Isteri Danrem tersebut meminta kepada Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 0701 Banyumas, Ny. Wiwin Candra, agar mengedepankan edukasi terkait protokol kesehatan covid-19, maupun keterampilan-keterampilan rumahan sehingga bermanfaat langsung bagi pendapatan keluarga kecil.

Sementara disampaikan Ny. Wiwin Candra, bahwa kegiatan keterampilan yang sudah terjadwal di TMMD Reguler Petahunan adalah tentang tata cara pengolahan limbah/sampah plastik menjadi kerajinan penghias ruangan yang bernilai ekonomis (22/7).

Sedangkan dalam peran membantu memutus mata rantai virus corona, pihaknya sedang mematangkannya, yaitu pembuatan jamu herbal tradisional berbahan rempah-rempah untuk meningkatkan imunitas tubuh, maupun cara mencuci tangan yang benar dengan sabun di air yang mengalir selama 20 detik.

Menurutnya, itu sesuai dengan kondisi dan potensi masyarakat Petahunan yang mayoritas adalah petani.

“Formula untuk membuat jamu herbal yang berbahan jahe merah, kunyit, sereh, temulawak, gula aren, dan garam, sangat tepat dikombinasikan dengan rempah-rempah yang ada di Desa Petahunan yaitu kapulaga, cengkeh, dan juga gula kristal,” bebernya. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.