Ketua MUI Belum Membaca, PCNU Jember Angkat Bicara Pelarangan Ibadah PT. Imasco

Jember, Nusantaraterkini.com – Berita viral beberapa hari ini terkait pelarangan salat oleh pabrik semen PT. Imasco Asiatic, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jember mengaku belum membaca, sementara PCNU Jember langsung angkat bicara.

“Saya belum tau itu,” ujar Ketua MUI Jember, Prof. Halim Soebhar saat dikonfirmasi via telepon, Selasa 16 Februari 2020. Ditanya dari sisi hukum pelarangan salat Jum’at, Prof. Halim mengaku belum membaca sebab masih dalam perjalanan.

Padahal, Ketua PCNU Jember KH. Syamsul Arifin saat dikonfirmasi langsung menanggapinya serius. Menurutnya, perusahaan tidak boleh mengebiri hak-hak dasar buruh, salah satunya hak mengekpresikan beragama.

“Itu adalah hak dasar yang dilindungi undang-undang dan tidak boleh diganggu siapapun, termasuk ummat islam untuk melaksanakan salat lima waktu dan salat Jum’at serta melaksanakan ibadah haji itu adalah hak dasar,” ujar Gus Aab, sapaan akrabnya.

Gus Aab mengaku Sarbumusi sebagai organisasi sayap NU siap melakukan pendampingan dan mengawal buruh yang dikebiri hak-haknya, “Kalau nanti di sana tidak segera dilakukan perbaikan dan permintaan maaf terhadap yang mereka lakukan tentu kita akan melakukan tuntutan secara aspek hukum dengan bukti-bukti yang sudah ada,” ancam Gus Aab.

Pelarangan beribadah salat Jum’at oleh PT. Semen Imasco Asiatic dengan alasan lockdown baru diketahui setelah Komisi D melakukan sidak ke pabrik Senin 15 Februari 2021 kemaren. Sementara media, hendak konfirmasi dilarang masuk oleh pihak Imasco. (Fahmi/Tahrir).

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.