Menurut Jonaidi, Undang-undang telah mengatur agar rakyat Indonesia bisa mengganti para pemimpin negara ini setiap lima tahun sekali. Oleh karena itu, kesempatan Pemilu harus dimanfaatkan agar para pemimpin dan wakil yang dipilih nanti adalah mereka yang benar-benar memahami dan mampu untuk menjalankan amanah yang telah diberikan.

Kota bengkulu

Jonaidi juga mengingatkan bahwa politik uang akan membunuh generasi muda kedepannya. Money politik sudah sangat mengakar bahkan sudah menjadi rahasia umum bahwa untuk masuk ke dunia politik, uang menjadi penentu.

Jonaidi tegas menyampaikan agar tidak biarkan anak-anak yang memiliki kemampuan, namun takut untuk mencoba untuk maju dalam kontestasi politik karena politik uang yang terus dijadikan sebagai penentu.

Di hadapan masyarakat desa Napal Melintang dan sekitarnya serta di Desa Pering Baru Kecamatan Talo Kecil, Jonaidi menjelaskan bahwa politik uang selain membunuh generasi muda, juga bisa berdampak pada lima tahun kedepannya. Jonaidi menegaskan bahwa selama lima tahun kita akan mengalami penyesalan karena telah salah menentukan wakil kita, sehingga masyarakat sulit mendapatkan manfaat pembangunan. (ADV)