Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, Menyoroti Tes PNS Sebagai Kebutuhan Tenaga Kerja

Bengkulu, Nusantaraterkini.com – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi PAN, Dempo Xler, menyoroti pentingnya pembukaan Tes Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memberikan lapangan pekerjaan, karena belum bisa menyediakan lapangan pekerjaan yang layak, Selasa (13/02/24).

Dalam pernyataannya, Dempo menyebutkan bahwa tes PNS masih menjadi idaman bagi generasi muda, meskipun upaya untuk mendorong wiraswasta dan mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) terus dilakukan.

“Tes PNS menjadi idaman para orang tua untuk anaknya menjadi pegawai berlabel, karena negara kita masih cenderung menyukai seragam dan gagah, meskipun gaji yang diberikan terkadang tidak sebanding dengan beban kerja,” kata Dempo, usai Melaksanakan Reses masa persidangan ke-1 tahun 2024.

Dempo juga menekankan perlunya pemerintah daerah untuk secara cermat mendata dan mengkroscek kebutuhan tenaga kerja, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. “Pemerintah harus benar-benar mengidentifikasi kebutuhan, bukan hanya teknis, tapi juga aspek sosial dan kemampuan membangun hubungan dengan masyarakat,” tambahnya.

Dalam konteks ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengusulkan 500 formasi PNS, sementara itu tenaga kerja dilingkungan Pemprov Bengkulu sendiri mencapai 1500 orang. Dempo menekankan bahwa tugas pemerintah daerah adalah mengusulkan sebanyak mungkin sesuai dengan kebutuhan, sementara keputusan akhir tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Tugas kita adalah mengusulkan sebanyak mungkin dan melakukan lobby agar kebutuhan daerah dapat dipenuhi. Tes CPNS menjadi salah satu pekerjaan yang sangat didambakan, terutama jika pemerintah belum dapat membuka lowongan pekerjaan lainnya,” jelas Dempo.

Disisi lain Sekdaprov Bengkulu, Isnan Fajri membenarkan telah mengusulkan formasi CPNS untuk tahun 2024. Akan tetapi menurut dia itu masih bersifat usulan belum ada klasifikasi.

“Ada beberapa aspek yang kita usulkan terkait belanja pegawai. Karena belanja pegawai dengan anggaran Provinsi Bengkulu sangat terbatas,” pungkas Isnan. (adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

You cannot copy content of this page