Ketua DPD NasDem Surabaya Robert Simangungsong Digoyang

Nusantaraterkini.com (Surabaya)– Puluhan massa yang menamakan diri Gerakan Kader Penyelamat partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Surabaya mengeluarkan pernyataan sikap menyusul aksi 26 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) NasDem se Kota Surabaya mengajukan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Robert Simangungsong selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai NasDem Kota Surabaya. Pernyataan sikap ini digelar di Hotel Amaris, Jalan Taman Bintoro, Sabtu (13/3/2021), dihadiri mantan pengurus juga kader DPD NasDem Surabaya dan bertindak sebagai Ketua Koordinasi adalah Frente Gonzalez. 

Sebagai moderator acara tersebut adalah mantan pengurus DPD NasDem Surabaya, Jhon Lodewijk Pallitemu atau akrab dipanggil Abang Tijon. Ada 7 poin pernyataan sikap Gerakan Kader Penyelamat Partai NasDem Kota Surabaya tersebut. Berikut ini isi lengkapnya :

1. Menolak kepemimpinan yang arogan dan tidak mengindahkan norma-norma kepatutan berhubungan dengan sesama kader NasDem dan nilai-nilai demokrasi dalam organisasi Partai NasDem Kota Surabaya.

2. Menolak kepemimpinan yang tidak mengutamakan permusyawaratan

3. Menolak kepemimpinan yang bersifat sombong dan mengedepankan bahwa uang adalah segala-segalanya dalam mengurus partai.

4. Menolak kepemimpinan yang tidak mempunyai visi misi dan program kerja partai yang jelas dalam menjalankan starategi politik.

5. Menolak kepemimpinan yang bersifat memecah belah.

6. Menolak kepemimpinan yang tidak menghargai perjuangan para pendahulu dalam membesarkan partai NasDem Kota Surabaya.

7. Menolak Robert Simangungsong dan antek-anteknya memimpin DPD partai NasDem Kota Surabaya.

Selanjutnya giliran mantan pengurus DPD NasDem Surabaya, Gysberth yang bersuara. Ia menyatakan datang dan mendukung pernyataan sikap ini karena merasa terpanggil serta masih mencintai NasDem. Gysberth mengklaim kepengurusan DPD NasDem Surabaya di eranya sudah terbukti dan nyata dengan indikator pada waktu pemilihan legislatif tahun 2019 lalu berhasil menaikkan kursi NasDem di DPRD Kota Surabaya yang awalnya tiga menjadi empat.

“Saya pernah merasakan kekompakan, tidak hanya soal uang semata. Tapi atas dasar gotong royong, itulah kerinduan kami sebagai kader NasDem. Kami tidak mau membela yang salah, tetapi kami ingin membela yang benar,” ujarnya.

Frente Gonzales menegaskan, deklarasi pernyataan sikap ini murni aspirasi mantan pengurus dan kader NasDem Surabaya. Ia mengatakan tidak ada pihak luar yang membiayai dan pendanaan acara hasil dari gotong royong.

Ditanya pernyataan sikap ini apakah ada kaitannya dengan perbedaan dukungan di Pemilihan Walikota Surabaya di tahun 2020 lalu, Frente Gonzales menjawab tidak ada kaitan. Ketua DPD NasDem Kota Surabaya, Robert Simangungsong, saat dikonfirmasi, Minggu (13/3/2021) soal deklarasi pernyataan sikap itu hanya menjawab singkat.

“Saya tidak mau menanggapi,” ucapnya. (Fajar Yudha Wardhana)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.