Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Ketua DPC PDIP Kaur Bentuk Kaur Queen

Loading...

NusantaraTerkini.Com – Bertujuan untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan di Bumi Se’ase Sehijean, Ketua DPC PDIP Kaur Martina sulistiyati membentuk Koperasi Kaur Queen. Sesuai dengan namanya yang berarti ratu, Koperasi Kaur Queen diharapkan dapat menjadi ratu ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kaur.

Dijelaskan Martina, koperasi ini diperuntukkan untuk umum bukan golongan tertentu saja, siapapun bisa menjadi bagian dari Kaur Queen. Dengan catatan, harus konsisten dan bertanggungjawab. Saat ini baru satu koperasi yang dibentuk. “Baru satu yang dibentuk, kita lihat dulu potensinya seperti apa, kalau eksis, berlanjut ke yang lain,” terang Martina.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pembentukan Koperasi Kaur Queen merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Manajer Penggerak Ekonomi Kerakyatan yang diikuti utusan 34 DPD PDIP bulan Juli lalu. Pelatihan ini sendiri diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK), yang merupakan sayap dari PDIP. “Untuk Provinsi Bengkulu, hanya di Kabupaten Kaur yang sudah terbentuk,” kata Martina.

Sebelumnya, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, watak politik yang dikembangkan PDIP adalah politik yang berkeadaban, sehingga sebagai partai mampu menunjukkan wajah yang berpihak kepada rakyat.

“Pelatihan ini adalah agar kader partai bisa memahami dan sekaligus bisa mengimplementasikan ideologi partai, dalam membangun ekonomi kerakyatan di tengah-tengah masyarakat sehingga rakyat mengetahui apa motivasi kita dalam berpartai,” ujar Hasto, dikutip dari Okezone.com

Pelatihan ini, lanjutnya, diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas teknis, tetapi juga meningkatkan kualitas ideologis sehingga dalam berpartai bisa memberikan jawaban bagi kondisi yang dialami oleh rakyat. “Ketika kita mengorganisir rakyat dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan, itulah sejatinya kerja-kerja menjalankan tugas ideologis kita,” pungkasnya. [DS]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.