Kesuksesan Utama Satgas TMMD Tegal Adalah Membangun Keluarga Baru

Tegal – Dengan melihat foto saja kita sudah dapat mengartikan kegiatan antara anggota Satgas TMMD Reguler 105 Tegal bersama masyarakat Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Akhir tugas membangun desa di pinggir Kabupaten Tegal dengan orbitasi 27, 4 kilometer 51 menit dari pusat pemerintahan kabupaten, 5,2 kilometer 10 menit dari kecamatan dan Jalan Raya Pantura serta 21,9 kilometer 34 menit dari Balai Kota Tegal.

Tiga puluh hari sudah anggota Satgas gabungan memperkeras makadam sepanjang 2,3 kilometer lebar 3 meter, mengaspal jalan sepanjang 1,2 kilometer lebar 2,5-3 meter, serta melayakhunikan 16 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masyarakat Jatimulya yang tersebar di tiga pedukuhan yaitu Sigerung, Gemahsari dan Bulak Banteng.

Kini mereka harus berpisah dengan keluarga barunya (orang tua asuh/angkat Satgas TMMD) untuk kembali ke kesatuan dan bertemu dengan keluarga masing-masing.

Nampak, perpisahan Serda Sukiswandi dengan Sanuri (56), Endang (45) dan Sutiah (32), warga Dukuh Sigerung RT/RW. 01, Jatimulya. (8/8/2019).

Bagi Sanuri (56) dan Endang istrinya, mereka melepas dengan lapang dada. Pasalnya, anggota Satgas yang tinggal di rumahnya juga sudah rindu keluarga satunya di asrama Yonif 407 Padma Kusuma. Namun bagi Sutiah (baju ungu), adik dari Endang, perpisahan sangat memilukan.

Mata Sutiah berkaca-kaca saat akan kehilangan keluarga barunya. Inilah bukti kekeluargaan dan rasa kehilangan masyarakat kepada anggota Satgas TMMD, pasca pembangunan ditutup secara resmi oleh Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, SE, MM. Melihat Sutiah, dapat disimpulkan bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat di Jatimulya, sukses membangun infrastruktur, kesejahteraan dan sukses memabangun keluarga. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.